Biro SDM Polda Sultra Seleksi Calon Kasatresnarkoba Polres Kolaka Utara

Sultranesia
1 Min Baca
Biro SDM Polda Sultra Seleksi Calon Kasatresnarkoba Polres Kolaka Utara
Polda Sultra menggelar Assessment Center Promosi Jabatan Terbuka Kasatresnarkoba Polres Kolaka Utara, Senin (15/6/2026). Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Menjawab tantangan pemberantasan narkotika yang semakin kompleks, Biro SDM Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak main-main dalam mencari sosok pemimpin untuk mengisi kursi Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Polres Kolaka Utara.

Pada Senin (15/6/2026), Polda Sultra menggelar Assessment Center yang menjadi ajang penilaian bagi para calon pejabat strategis tersebut.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kursi jabatan Kasatresnarkoba tidak sekadar diisi oleh personel berpangkat, melainkan oleh sosok yang memiliki kapasitas teknis, integritas baja, dan kepemimpinan yang teruji.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Assessment Center Polda Sultra ini, para peserta tidak hanya menjalani sesi tanya jawab konvensional.

Mereka dihadapkan pada serangkaian simulasi bertekanan tinggi yang dirancang untuk menguji kompetensi manajerial dan teknis mereka.

Beberapa metode asesmen yang harus ditaklukkan peserta meliputi:

  • In-Tray Exercise: Menguji kemampuan dalam memprioritaskan tugas dan pengambilan keputusan cepat.
  • Leaderless Group Discussion (LGD): Mengukur dinamika kelompok dan cara peserta memimpin dalam diskusi.
  • Wawancara Berbasis Kompetensi dan Psikometri: Mendalami karakter, integritas, serta kesiapan mental personel.

Plt Kabagbinkar Biro SDM Polda Sultra, AKBP I Gusti Gde Raka Mertayasa menegaskan bahwa jabatan ini memiliki risiko dan tanggung jawab yang besar.

"Jabatan Kasatresnarkoba memiliki peran strategis dalam pencegahan dan penyidikan tindak pidana narkotika. Diperlukan sosok pemimpin dengan kemampuan manajerial dan integritas kuat untuk menjawab tantangan tugas yang kompleks," ujarnya.

Seluruh rangkaian penilaian ini dilakukan oleh tim asesor bersertifikat yang bekerja secara independen dan transparan.

Polda Sultra ingin menegaskan bahwa proses promosi jabatan ini murni berbasis pada merit system atau sistem merit, di mana hanya personel dengan indikator perilaku terbaik yang akan terpilih.

Hasil dari asesmen ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan utama pimpinan dalam menentukan siapa yang paling layak memimpin pemberantasan narkoba di wilayah hukum Kolaka Utara.

Langkah ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi Polri untuk menghadirkan layanan yang profesional, modern, dan tepercaya bagi masyarakat.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaDemi Sabu, Pria di Kendari Tega Jual Motor Teman Sendiri
Bagikan:

Baca Juga