Cegah Bullying dan Tawuran, Polisi Sambangi SMA Negeri 1 Tikep di Muna Barat

Sultranesia
3 Min Baca
Cegah Bullying dan Tawuran, Polisi Sambangi SMA Negeri 1 Tikep di Muna Barat
Siswa SMA Negeri 1 Tikep menyimak arahan Kapolsek Tikep Ipda Baharuddin saat kegiatan pembinaan kamtibmas di Kabupaten Muna Barat, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Istimewa.

Muna Barat – Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tiworo Kepulauan (Tikep), Ipda Baharuddin, menyambangi SMA Negeri 1 Tikep di Kelurahan Waumere, Kecamatan Tikep, Kabupaten Muna Barat, Senin (26/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Baharuddin memberikan pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para siswa, mulai dari pencegahan perundungan atau bullying, perkelahian antarpelajar, penyalahgunaan narkoba, hingga pelanggaran hukum.

Baharuddin menegaskan, siswa harus fokus menuntut ilmu dan tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Saya ingatkan kepada seluruh siswa agar tidak terlibat dalam kenakalan remaja, perkelahian, maupun tindakan lain yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Kalian datang ke sekolah untuk belajar dan meraih cita-cita, bukan mencari masalah,” tegas Baharuddin.

Ia juga meminta siswa tidak melakukan perundungan atau merendahkan teman di lingkungan sekolah. Persoalan antarsiswa, kata dia, harus diselesaikan melalui komunikasi tanpa kekerasan.

“Jangan ada bullying di lingkungan sekolah. Jangan merasa hebat dengan merendahkan atau menyakiti teman sendiri. Jika ada persoalan, selesaikan dengan baik dan jangan menggunakan kekerasan,” katanya.

Selain itu, Baharuddin mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba dan minuman keras yang dapat berdampak buruk terhadap masa depan pelajar.

“Jauhi narkoba, minuman keras, dan segala bentuk penyalahgunaan zat terlarang. Jangan sampai masa depan kalian rusak hanya karena salah memilih pergaulan,” ujarnya.

Perhatian juga diberikan pada penggunaan media sosial. Para siswa diminta tidak menyebarkan berita bohong, menghina, mengancam, atau membagikan konten yang berpotensi memicu konflik.

Kapolsek Tikep Ipda Baharuddin memberikan arahan kamtibmas kepada siswa SMA Negeri 1 Tikep di Kabupaten Muna Barat, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. Istimewa.

“Gunakan media sosial dengan bijak. Jangan menyebarkan hoaks, melakukan penghinaan, mengancam orang lain, atau ikut menyebarkan konten yang dapat memicu konflik. Apa yang kalian lakukan di dunia digital juga memiliki konsekuensi,” tegasnya.

Baharuddin turut mengingatkan siswa agar tidak mudah terpancing emosi atau mengikuti ajakan teman untuk berkelahi. Jika menghadapi persoalan, siswa diminta melibatkan guru agar tidak berkembang menjadi tindakan yang berujung pada masalah hukum.

Ia menegaskan, menjaga keamanan sekolah bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran siswa, guru, dan masyarakat. Para pelajar diminta melaporkan kepada guru atau pihak kepolisian jika mengetahui potensi gangguan keamanan.

Kepala SMA Negeri 1 Tikep, Gasir, mengapresiasi kunjungan Kapolsek Tikep yang memberikan pembinaan kepada para siswa. Menurutnya, edukasi mengenai kedisiplinan dan kepatuhan terhadap hukum penting untuk membentuk karakter peserta didik.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Kapolsek Tikep yang telah memberikan arahan kepada anak-anak kami. Ini menjadi pengingat bagi siswa agar lebih disiplin, menaati aturan, menghormati guru, dan menjaga hubungan baik dengan sesama teman,” kata Gasir.

Ia berharap para siswa menerapkan arahan tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah.

“Kami berharap anak-anak dapat memahami bahwa perkelahian, bullying, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku negatif lainnya harus dihindari. Mereka harus fokus belajar, menjaga nama baik sekolah, serta mempersiapkan diri untuk masa depan,” katanya.

Gasir menambahkan, pihak sekolah terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Upaya tersebut membutuhkan dukungan orang tua dan kepolisian agar pembinaan karakter siswa berjalan optimal.

“Pembinaan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan dukungan orang tua dan pihak kepolisian. Dengan kerja sama yang baik, kami berharap siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan taat aturan,” pungkasnya.


Editor: Denyi Risman

Berita BerikutnyaPolisi Ungkap Jaringan Dokumen Palsu di Kendari, SIM B II Umum hingga KTA Satpam Disita
Bagikan:

Baca Juga