Cegah TPPO, Polresta Kendari Imbau Masyarakat Bijak Gunakan Medsos


Kendari - Polresta Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) memgimbau agar masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial (Medsos), khususnya untuk menghindari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Pasalnya, modus para pelaku TPPO yang marak terjadi di Kendari adalah dengan menjajakan korban wanita ke pria hidung belang melalui medsos.
"Jadi kami mengimbau agar masyarakat lebih bijak lagi dalam ber-medsos, utamanya menghindari kasus TPPO melalui medsos," ujar Wakapolresta Kendari, AKBP Saiful Mustofa, kemarin.
Selain itu, untuk mencegah terjadinya TPPO, Polresta Kendari rutin melakukan patroli di sejumlah hotel.
"Kemudian kami juga sering melakukan patroli di berbagai hotel yang berada di Kendari," katanya.
Pihaknya juga membuka jaringan informasi kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat melaporkan kepada pihak kepolisian terkait adanya kasus TPPO.
"TPPO ini kan juga mempunyai efek jera kepada masyarakat. Maka dari masyarakat untuk tidak menjadi pelaku," ungkapnya.
Kemudian juga kepada orang tua maupun pihak sekolah agar menjadi bagian pencegahan dengan melakukan pengecekan dengan secara berskala.
"Seperti yang kita ketahui bersama di mana hampir seluruh anak-anak kita mengunakan medsos, ini harus dicek terus," pungkasnya.
Laporan: Rijal | Editor: M Fajar
Berita BerikutnyaDPM-PTSP Mubar Hadirkan Aplikasi OSS Permudah UMKM Mengurus Izin
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







