Data Maret 2026, Jumlah Penduduk Miskin di Sulawesi Tenggara 293,47 Ribu Jiwa


Kendari - Jumlah penduduk miskin di Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Maret 2026 tercatat sebanyak 293,47 ribu jiwa.
Dilansir dari Databoks, angka tersebut berkurang 1.840 jiwa dibandingkan September 2025. Sementara jika dibandingkan dengan Maret 2025, jumlah penduduk miskin juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 304,43 ribu jiwa.
Turunnya jumlah penduduk miskin di provinsi ini turut memberikan dampak terhadap pengurangan persentase penduduk miskin.
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis persentase penduduk miskin di Sulawesi Tenggara mencapai 10,02 persen pada Maret 2026. Angka ini berkurang 0,12 persen dibandingkan September 2025 yang tercatat 10,14 persen.
Sementara dibandingkan dengan Maret 2025, persentase penduduk miskin turun 0,52 persen.
Berdasarkan wilayah, jumlah penduduk miskin di Sulawesi Tenggara pada Maret 2026 tercatat lebih rendah dibandingkan September 2025 dan Maret 2025.
Adapun jumlah penduduk miskin di perkotaan berkurang 4.940 jiwa menjadi 76.090 jiwa per Maret 2026. Sedangkan jumlah penduduk miskin di perdesaan tercatat sebanyak 217,38 ribu jiwa.
Kondisi kemiskinan di Sulawesi Tenggara ini diperhitungkan berdasarkan garis kemiskinan makanan dan non-makanan yang tercatat sebesar Rp488,17 ribu per kapita per bulan.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), garis kemiskinan terbaru ini terdiri dari Rp399,92 ribu per kapita per bulan untuk kebutuhan makanan dan Rp136,64 ribu per kapita per bulan untuk kebutuhan non-makanan.
Sementara itu, garis kemiskinan untuk daerah perdesaan sebesar Rp431,96 ribu per kapita per bulan.
Dengan rincian Rp390,46 ribu per kapita per bulan untuk kebutuhan makanan dan Rp161,78 ribu per kapita per bulan untuk kebutuhan non-makanan.
Sedangkan garis kemiskinan di daerah perkotaan tercatat Rp463,39 ribu per kapita per bulan, dengan rincian sebesar Rp414,88 ribu per kapita per bulan untuk kebutuhan makanan dan Rp161,78 ribu per kapita per bulan untuk kebutuhan non-makanan.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaKapolda Sultra: Kami Terbuka dengan Kritik, Sebagai Bahan Evaluasi Kinerja
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







