DPRD Mubar "Mandul" Bikin Perda Inisiatif


Meski sudah dua tahun lebih duduk di kursi empuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra), 20 wakil rakyat periode 2019-2024 di parlemen itu belum satupun menghasilkan Peraturan Daerah (Perda) inisiatif.
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Mubar La Ode Sariba mengaku dengan jujur jika legislatif mandul dalam menghasilkan produk legislasi daerah, khususnya Perda inisiatif dewan.
"Terkait minimnya perda yang diinisiasi oleh DPRD Mubar secara kelembagaan sebenarnya lebih disebabkan oleh perubahan regulasi di bidang keuangan sebagai impas dari refocusshing anggaran yang bejilid-jilid,” kata La Ode Sariba, Selasa (20/7).
Meski demikian, politisi NasDem yang baru dua bulan menjabat Ketua Bapemperda di DPRD Mubar ini mengungkapkan, sebelumnya legislatif telah membahas dan mengesahkan sejumlah Perda yang diusulkan eksekutif.
“Tahun 2020 ada 12 Perda, sedangkan Tahun 2021 ada 15 Raperda. Untuk Tahun 2022 yang sedang kita programkan dari 31 yang diusulkan Insya Allah akan kita coba selesaikan sebanyak 12 Raperda,” beber Ketua Komisi I DPRD Mubar ini.
Meski begitu, lanjut Sariba, pembahasan perda ini akan selalu berkonsekuensi pada anggaran di daerah. Karena semakin banyak program legislasi direncanakan, semakin banyak pula anggaran yang harus disiapkan.
Dia berpendapat, persoalan kinerja 20 anggota DPRD Mubar tidak hanya diukur dengan kuantitas, melainkan kualitas Perda yang dihasilkan.
“Jadi jangan melihat dari Perda inisiatif saja, tetapi juga harus dilihat berapa Perda yang sudah dibahas dan disahkan bersama antara legislatif dan eksekutif. Jadi jangan sampai ada kesan bahwa DPRD Mubar tidak menghasilkan Perda,” jelas mantan Ketua Komisi III DPRD Mubar ini.
Terakhir, pihaknya optimis tahun ini legislatif Mubar akan akan lebih pro aktif untuk menggodok raperda inisiatif. "Mulai tahun ini kita akan pacu juga dari hak inisiatif," tandasnya.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaJob Fair Sultra 2022, PT VDNI Buka 850 Lowongan Kerja
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







