Dua Tersangka Korupsi Proyek Bandara Buton Selatan Ditahan Kejari Buton


Kendari - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton menahan dua tersangka korupsi kegiatan belanja jasa konsultasi penyusunan dokumen studi kelayakan Bandara Cargo dan Pariwisata di Buton Selatan (Busel) pada Dinas Perhubungan Busel berinisial CHESH dan AR pada Selasa (18/7).
"Kedua tersangka yang hadir dalam pemeriksaan hari ini setelah diperiksa langsung ditahan di Lapas Baubau," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Dody.
Diketahui, CHESH merupakan Direktur PT Tatwa Jagatnata, perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut. Sedangkan AR adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek itu.
Dody menjelaskan, kasus ini bermula dari adanya kegiatan belanja jasa konsultasi penyusunan dokumen studi kelayakan Bandara Cargo dan Pariwisata Buton Selatan Tahun Anggaran 2020 yang melekat pada Dishub Busel.
Kegiatan tersebut kemudian dilaksakan oleh PT Tatwa Jagatnata dengan Nilai Kontrak Rp 1.848.220.000.
Kegiatan tersebut, kata Dody, dilaksanakan tanpa perencanaan penganggaran yang dibuat Dinas Perhubungan Kabupaten Buton Selatan, akibatnya pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan tidak sesuai dengan metode pelaksanaan dan standar keahlian serta menggunakan dokumen-dokumen yang tidak benar untuk dilampirkan dalam laporannya.
"Terkait hal ini KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) dan PPK tidak melakukan tupoksinya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga mengakibatkan negara, dalam hal ini Pemkab Busel," jelasnya.
Dody bilang, seharunya, hari ini, pihak Kejari Busel menjadwalkan tiga tersangka untuk diperiksa, namun satu tersangka yang merupakan KPA (Kadishub Busel) berinisial EOHS tak hadir memenuhi panggilan penyidik dengan alasan sakit.
Editor: Muh Fajar RA
Berita BerikutnyaKasus 3 Remaja Kendari Seret Anjing Berbuntut Panjang, Pemilik Lapor Polisi
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







