Dugaan Pidana di Balik Kebakaran Pabrik Ban Bekas di Konsel, Polisi Masih Dalami


Kendari - Pabrik pengelohan ban bekas yang berada di Desa Alebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terbakar pada Selasa, 9 September 2025 sekitar pukul 08.30 Wita.
Dalam insiden tersebut, seorang karyawan bernama Jasman meninggal dunia. Ia tewas terbakar di dalam pabrik, dan ditemukan tinggal tulang.
Kebakaran tersebut terjadi saat korban, Jasman, sedang memperbaiki kabel listrik di dalam pabrik, tiba-tiba muncul percikan api menyambar minyak yang di drum, lalu terjadi ledakan hingga kebakaran hebat.
Hasil penelusuran Sultranesia dari berbagai sumber menyebut bahwa pabrik itu milik PT Sulawesi Giat Hurali (SGHI), dengan direkturnya seorang wanita berinisial N.
Pabrik tersebut mengolah ban bekas menjadi minyak dan gas. Hasil pengolahan dikirim ke Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Hasil penelusuran independen sumber media ini menemukan adanya dugaan sejumlah pelanggaran yang dilakukan perusahaan.
Mulai dari dugaan pelanggaran pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) hingga dugaan pelanggaran izin penyimpanan, pengolahan, dan perdagangan Migas.
Hasil penelusuran ditemukan bahwa perusahaan diduga membuang limbah padat dan cair sembarang tempat tanpa pengelolaan yang baik, ini berpotensi mencemari lingkungan.
Pihak perusahaan juga diduga belum mengantongi izin terkait pengelolaan, penyimpanan dan perdagangan minyak hasil pengolahan ban bekas.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, saat dikonfirmasi Sultranesia terkait temuan dugaan tindak pidana dalam insiden kebakaran tersebut mengatakan masih melakukan pendalaman.
AKP Welli mengatakan pihaknya masih berkoordisi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) Makassar untuk mendalami insiden itu.
Sejumlah temuan dari lokasi kebakaran, lanjut Welli, juga sudah dikirim ke Labfor untuk diteliti.
"Kita masih dalamai, dan panggil Labfor Makassar. Kita bawa sample ke Labfor juga apa yang kita temukan di lokasi kebakarannya. Jadi masih pendalaman dari kami," jelas AKP Welli, Rabu (10/9).
Mantan Kapolsek Mandonga ini mengungkapkan, bahwa sejauh ini pihaknya belum menemukan adanya dugaan tindak pidana. Namun demikian, pihaknya masih terus melakukan pendalaman.
"Belum ditemukan (tindak pidana) itu nanti ahli yang menjelaskan," imbuhnya.
"Kita masih berkoordinasi juga dengan Kementerian ESDM (terkait izin penyimpanan dan pengolahan Migas)," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaIstri Sah Nekat Tikam Istri Siri karena Cemburu di Kolaka Utara
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







