Efisiensi Anggaran Diabaikan, Pemprov Sultra Nekat Gelar Rapat di Hotel


Kendari - Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mengefisienkan penggunaan anggaran negara tampaknya tak sepenuhnya dijalankan oleh jajaran pemerintah daerah. Di Sulawesi Tenggara (Sultra), pemerintah provinsi justru memilih menggelar rapat di hotel ketimbang memanfaatkan fasilitas kantor sendiri.
Rapat yang dimaksud adalah Forum Konsultasi Publik untuk penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sultra Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra pada Rabu (9/4), di salah satu hotel di Kota Kendari.
Pantauan di lokasi menunjukkan, acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga hampir pukul 12.00 WITA ini dihadiri Wakil Gubernur Sultra Hugua, serta sejumlah pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Padahal, Presiden Prabowo melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 secara tegas mengarahkan efisiensi belanja negara dan daerah. Dalam Inpres tersebut, Presiden menginstruksikan kepada para gubernur, bupati, dan wali kota untuk memangkas anggaran kegiatan seremonial, kajian, seminar, dan FGD. Bahkan, belanja perjalanan dinas juga diminta dikurangi sebesar 50 persen, serta honorarium dibatasi mengacu pada standar nasional.
Namun, Pemprov Sultra justru memilih langkah sebaliknya.
Dikonfirmasi soal penggunaan hotel sebagai lokasi rapat, Wakil Gubernur Sultra Hugua menyebut bahwa keputusan tersebut diambil karena seluruh aula di kantor gubernur sedang dipakai.
“Karena aula kami (Pemprov Sultra) lagi dipakai semua,” ujar Hugua kepada wartawan.
Ia mengklaim, sehari sebelum pelaksanaan, pihaknya telah mengecek seluruh ruang rapat di lingkup Pemprov. Karena dianggap tak tersedia, maka diputuskan untuk menggunakan hotel.
“Kalau kami bisa rapat satu dua jam, boleh, yang penting jangan menginap, ini kan cuma makan saja,” ujarnya lagi.
Hugua juga menegaskan bahwa di tengah semangat efisiensi, tetap perlu ada toleransi. “Sebab, jika ruangan di Pemprov dipakai semua, trus kami rapat di mana. Ini semata karena keterbatasan ruangan di provinsi,” kata Hugua.
Namun, pernyataan tersebut terbantahkan oleh hasil penelusuran awak media.
Saat dilakukan pengecekan pada hari yang sama, dua ruang rapat utama di Kantor Gubernur Sultra yakni Ruang Pola dan Aula Bahteramas ternyata dalam kondisi kosong dan tidak digunakan untuk kegiatan apapun. Kedua ruangan tersebut diketahui mampu menampung hingga ratusan peserta dan dilengkapi fasilitas lengkap.
Selain itu, sejumlah OPD di lingkup Pemprov juga memiliki aula rapat yang bisa dimanfaatkan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan, sebagaimana lazimnya bila menyewa hotel.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaSPBU Martandu Kendari Dituding Sarang Pungli, Sopir Bayar hingga Rp150 Ribu Demi Solar Subsidi
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







