Jakarta – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, bersama Bupati Konawe Selatan (Konsel), Irham Kalenggo, melakukan konsultasi strategis dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mendukung agenda penguatan pertahanan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu poin utama dalam konsultasi tersebut adalah rencana pembangunan Markas Komando (Mako) Grup 5 Kopassus di Konsel.
Lokasi yang direncanakan menempati lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT Kapas Indah Indonesia seluas kurang lebih 2.393 hektar, yang masa berlakunya telah berakhir sejak 31 Desember 2019.
Gubernur Andi Sumangerukka menjelaskan bahwa langkah koordinasi ini penting untuk memastikan pemanfaatan lahan tersebut sejalan dengan visi pertumbuhan wilayah sekaligus memperkuat ketahanan nasional tanpa menyalahi aturan.
“Kami berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN agar proses pemanfaatan lahan ini sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan. Pada prinsipnya, Pak Menteri menyambut baik dan siap mendukung rencana ini,” ujar Andi Sumangerukka.
Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, memberikan sejumlah masukan teknis agar tata kelola lahan tersebut tetap mengedepankan aspek legalitas dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat sekitar.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Panglima Kopassus, Mayjen TNI Ferdial Lubis.
Gubernur menekankan bahwa seluruh langkah yang ditempuh Pemprov Sultra dan Pemkab Konsel senantiasa mengedepankan prinsip keadilan sosial serta kepastian hukum guna memastikan pembangunan infrastruktur pertahanan ini membawa dampak positif bagi kemajuan daerah.
Editor: Redaksi








