Hanya Pakai Kolor, Pencuri Satroni Warung Makan di Kendari, Aksi Terekam CCTV


Kendari - Aksi pencurian kembali terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Seorang pria yang hanya mengenakan celana kolor tanpa baju terekam kamera CCTV saat menyatroni sebuah warung makan di Jalan Diponegoro, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat.
Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat masuk ke dalam warung dengan cara menjebol plafon bangunan. Aksi tersebut terjadi pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 05.37 Wita saat warung sudah tutup dan tidak ada lagi aktivitas.
Anak pemilik warung, Risky, mengatakan seluruh karyawan dan keluarganya telah pulang beristirahat sekitar pukul 03.00 Wita. Pelaku diduga memanfaatkan situasi sepi untuk melancarkan aksinya dengan masuk melalui plafon menggunakan jeriken sebagai pijakan.
"Sepulang dari warung sekitar pukul 03.00 Wita sudah tidak ada lagi orang di warung karena semua pulang istirahat. Pelaku masuk sekitar pukul 05.30 Wita lewat plafon, naik pakai jeriken," ujar Risky dilansir dari Kendariinfo, Selasa (28/7).
Menurut Risky, pelaku membawa kabur berbagai kebutuhan warung, di antaranya beras, tomat, tempe, sayuran, sabun, serta sejumlah barang lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1 juta.
Aksi pencurian itu baru diketahui saat ayahnya datang untuk membuka warung pada siang hari. Saat tiba di lokasi, ia mendapati aliran listrik dalam kondisi padam sehingga memutuskan memeriksa rekaman CCTV.
"Bapak saya baru sadar siang hari. Dia kaget karena listrik di warung mati. Pas kami cek CCTV ternyata ada maling masuk dan dia tidak pakai baju, cuma pakai kolor," ungkapnya.
Risky menjelaskan rekaman CCTV yang beredar hanya berdurasi singkat karena pelaku diduga sengaja mematikan meteran listrik setelah berhasil masuk ke dalam warung. Akibatnya, kamera pengawas berhenti merekam sehingga seluruh aksi pelaku tidak terekam.
"Nah kenapa videonya pendek, karena maling itu pintar. Dia matikan meteran listrik, jadi CCTV tidak merekam lagi," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan warung milik keluarganya bukan kali pertama menjadi sasaran pencurian. Menurutnya, lokasi usaha tersebut sudah empat kali disatroni pelaku pencurian.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaSepeda Jemaah Dicuri saat Salat di Masjid Kendari, Aksi Diduga Pelaku Terekam CCTV
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







