Hilangnya Gadis di Mubar Jelang Hari Pernikahan Masih jadi Misteri


Muna Barat - Hilangnya Sarmila (28) gadis cantik di Kabupaten Muna Barat jelang hari pernikahannya hingga kini masih menjadi misteri.
Dhika, paman Sarmila, menyatakan, sejak dilaporkan hilang pada 14 Oktober lalu, keluarga belum dapat menyimpulkan penyebab hilangnya keponakannya tersebut.
Menurut Dhika, Sarmila menjalani kesehariannya seperti biasa sebelum peristiwa ini terjadi.
“Kesehariannya sebelum kejadian biasa saja, seperti hari-hari lain. Itu mengapa kami belum bisa mengambil kesimpulan apa pun. Tidak ada alasan yang kami lihat mengapa dia pergi,” kata Dhika pada Rabu (16/10).
Dhika juga menepis dugaan bahwa Sarmila mungkin pergi dengan pria lain, menegaskan bahwa hubungan Sarmila dengan calon suaminya telah lama direstui oleh kedua keluarga.
“Ada yang bilang mungkin dia pergi dengan laki-laki lain, tapi kami tidak percaya. Sebab, calon suaminya adalah pacarnya sendiri. Bisa jadi dia pergi kalau ada yang guna-guna,” ujarnya.
Sarmila adalah anak pertama dari enam bersaudara, terdiri dari tiga perempuan dan tiga laki-laki. Ia baru saja menyelesaikan studi S1 di bidang Pertanian di salah satu universitas di Makassar.
Keluarganya tinggal di Desa Sangia Tiworo, Kecamatan Tiworo Selatan, Kabupaten Muna Barat. Kedua orang tua Sarmila, yang bekerja sebagai petani, turut merasa bingung atas hilangnya putri mereka secara mendadak.
Di tengah pencarian, keluarga tetap melanjutkan persiapan pernikahan yang telah direncanakan. Dhika menjelaskan bahwa malam sebelum pernikahan sudah dimulai dengan prosesi adat, dan undangan telah disebar.
Sarmila dijadwalkan menikah bersamaan dengan adik laki-lakinya dalam satu acara yang dilangsungkan di rumah keluarga.
Calon suami Sarmila saat ini sedang dalam perjalanan menuju Muna Barat.
“Walau dia sudah tahu kronologinya, dia tetap mau datang untuk membantu mencari,” tambah Dhika.
Hingga kini, keluarga masih berharap Sarmila segera ditemukan dan meminta siapa pun yang mengetahui keberadaannya untuk melapor ke pihak berwenang.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaKunker ke Muna, Pj Gubernur Sultra Beri Arahan Khusus soal Netralitas ASN
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







