Ingin Jadi Pelaut? KPI Sultra Gandeng Poltekpel Barombong, Ini Jalur Pelatihannya


Kendari – Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) membuka peluang bagi masyarakat yang ingin berkarier di industri pelayaran melalui program pendidikan dan pelatihan (diklat) bekerja sama dengan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong.
Ketua KPI Sultra sekaligus perwakilan International Transport Workers’ Federation (ITF) Wilayah Sultra, Capt. Rahmat, mengatakan kerja sama tersebut telah ditandatangani bersama Direktur Poltekpel Barombong, Sidrotul Muntaha, pada Jumat, 11 September 2026.
“Kami ingin membuka kesempatan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara yang ingin masuk ke dunia pelayaran. Mereka perlu memiliki kompetensi dan mengikuti pelatihan sesuai kebutuhan pekerjaan di kapal,” kata Rahmat, Kamis (22/10/2026).
Program ini menyediakan lima jenis pelatihan, yakni Basic Safety Training (BST), Advanced Fire Fighting (AFF), Security Awareness Training (SAT), Seafarers with Designated Security Duties (SDSD), serta Rating Deck dan Rating Engine.
Menurut Rahmat, pelatihan tersebut ditujukan untuk membekali calon pelaut dengan kompetensi keselamatan, keamanan, dan keterampilan teknis yang diperlukan saat bekerja di kapal, terutama bagi mereka yang ingin menjadi tenaga rating.
“Kompetensi harus dipersiapkan sejak awal agar mereka dapat bersaing ketika memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Biaya pelatihan bervariasi berdasarkan jenis diklat. BST dipatok Rp1.850.000, AFF Rp1.290.000, SAT Rp665.000, SDSD Rp730.000, sedangkan Rating Deck dan Rating Engine masing-masing Rp3.070.000.

Selain biaya pelatihan, terdapat komponen administrasi Rp300.000, mobilisasi Rp2 juta, dan akomodasi Rp3,5 juta. Rahmat menyebut biaya yang tercantum dalam program tersebut telah mencakup kebutuhan peserta.
Setiap kelas menampung minimal 25 hingga maksimal 30 peserta. Pendaftaran dijadwalkan berlangsung dalam tiga gelombang, yakni Oktober hingga Desember 2026, Januari hingga Maret 2027, serta Mei hingga Juli 2027.
Rahmat mengatakan kompetensi yang dipersiapkan melalui diklat tersebut dapat mendukung peluang kerja di perusahaan pelayaran nasional maupun internasional. Kompetensi tertentu juga dapat berkaitan dengan persyaratan mengikuti seleksi CPNS untuk pekerjaan di kapal negara.
Namun, peserta tetap harus memenuhi ketentuan sertifikasi dan persyaratan rekrutmen yang berlaku. Kelulusan diklat tidak otomatis menjamin seseorang diterima bekerja atau lolos seleksi.
“Untuk bekerja, mereka tetap harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan perusahaan atau instansi tujuan,” katanya.
Calon peserta perlu menyiapkan fotokopi KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, ijazah SMP dan SMA/SMK, surat keterangan sehat dari rumah sakit atau puskesmas, dua lembar pas foto berwarna ukuran 2 x 3, serta surat keterangan bebas narkoba.
Informasi dan konsultasi pendaftaran dapat diperoleh melalui WhatsApp admin di nomor 0895 3265 40003, La Anda di nomor 0812 4711 4331, atau nomor konsultasi 0822 9081 1672.
Pendaftaran juga tersedia melalui tautan https://forms.gle/1axR58WTD8Dkhy4ZA. Pembayaran diarahkan ke rekening KPI Sultra di Bank BNI nomor 1903397265.
Rahmat berharap program kerja sama tersebut dapat membantu masyarakat Sultra mempersiapkan diri memasuki industri pelayaran dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan kerja.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaDPC PKB Mubar Resmi Dilantik, Jaelani Dorong Perkuat Struktur dan Serap Aspirasi Warga
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







