Jalan Rusak Parah di Muna Barat Mulai Dibangun, Ruas Momuntu–Pelabuhan Telan Rp3,6 Miliar

Sultranesia
2 Min Baca
Jalan Rusak Parah di Muna Barat Mulai Dibangun, Ruas Momuntu–Pelabuhan Telan Rp3,6 Miliar
Bupati Muna Barat La Ode Darwin memberikan keterangan kepada media saat meninjau pekerjaan peningkatan jalan Momuntu menuju kawasan transmigrasi dan pelabuhan, Rabu (23/9/2026). Foto: Dok. Istimewa.

Muna Barat – Jalan penghubung Desa Momuntu, Kecamatan Tiworo Tengah, menuju kawasan transmigrasi hingga pelabuhan di Kabupaten Muna Barat mulai diperbaiki. Ruas sepanjang 3,5 kilometer itu dikerjakan dengan anggaran sekitar Rp3,6 miliar dari Kementerian Transmigrasi tahun 2026.

Bupati Muna Barat La Ode Darwin mengatakan proyek tersebut diarahkan untuk membuka akses menuju kawasan permukiman transmigrasi sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Darwin meninjau langsung pekerjaan tersebut pada Rabu (23/9/2026). Ia menyebut ruas jalan itu sebelumnya berada dalam kondisi rusak dan berlumpur, terutama saat musim hujan.

“Jalan ini sebelumnya saat dilalui sangat jelek, bahkan motor bisa terendam air saat musim hujan,” kata Darwin dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9/2026).

Pekerjaan menggunakan aspal CPHMA dan saat ini masih memasuki tahap lapisan pondasi bawah (LP-B) dengan ketebalan sekitar 15 sentimeter. Proyek juga mencakup LP-A setebal 10 sentimeter, lapisan aspal 4 sentimeter yang telah dipadatkan, serta bahu jalan selebar 1 meter.

Darwin mengatakan pembangunan ruas tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah memperluas konektivitas wilayah, khususnya kawasan yang sebelumnya sulit dijangkau.

“Setiap jalan yang dibangun harus menjadi bagian dari konektivitas yang lebih besar, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pemkab Muna Barat juga menyiapkan pembangunan ruas Abadi Jaya-Pajala yang ditargetkan mulai dikerjakan pada Oktober 2026. Saat ini, proses administrasi tengah diselesaikan agar tahapan lelang dapat segera berjalan.

Jika terealisasi, pembangunan tersebut akan memperkuat konektivitas Abadi Jaya, Pajala hingga Momuntu.

Darwin mengakui keterbatasan fiskal daerah membuat pemerintah harus mencari dukungan dari pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.

“Kita harus bekerja dengan perencanaan yang tepat, memanfaatkan setiap peluang dukungan pemerintah pusat, dan memastikan setiap pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia pun mengapresiasi Kementerian Transmigrasi yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur jalan di Muna Barat.

“Pelan-pelan kita benahi. Satu ruas demi satu ruas. InsyaAllah, Muna Barat semakin terhubung, semakin mudah diakses, dan semakin maju,” pungkas Darwin.


Editor: Denyi Risman

Berita BerikutnyaPria yang Curi Kotak Infak di Apotek Raha Ditangkap Polisi
Bagikan:

Baca Juga