Kakanwil Ditjenpas Sultra: Pegawai Terlibat Narkoba Dipecat Tanpa Hormat


Kendari - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulardi, mengultimatum seluruh jajaran pemasyarakatan: siapa pun pegawai yang terbukti terlibat narkoba akan langsung dipecat tanpa hormat.
“Tidak ada ruang kompromi. Bila terbukti terlibat narkoba, saya akan usulkan pemberhentian tidak dengan hormat,” tegas Sulardi saat memimpin apel pagi di Lapas Kelas IIA Kendari, Rabu (14/5).
Peringatan keras ini disampaikan di hadapan seluruh pejabat struktural, pejabat fungsional tertentu (JFT), pejabat fungsional umum (JFU), serta petugas pengamanan Lapas.
Sulardi meminta semua pihak menjaga integritas dan menolak segala bentuk penyimpangan.
Tak hanya soal narkoba, Sulardi juga menyorot praktik penyelundupan ponsel ilegal di dalam lapas. Ia memerintahkan pengawasan diperketat dan meminta tindakan tegas terhadap oknum yang terbukti terlibat.
“Kalau ada pegawai yang ketahuan menyelundupkan HP, tindak tegas. Kita tidak boleh membiarkan institusi ini jadi sarang pelanggaran,” tegasnya lagi.
Menurut Sulardi, ketegasan ini penting untuk menjaga marwah institusi pemasyarakatan serta menindaklanjuti instruksi Dirjenpas terkait upaya bersih-bersih dari narkoba, pungli, dan HP ilegal.
“Kita bukan sekadar bekerja, tapi menjaga martabat institusi. Jadilah garda terdepan dalam reformasi birokrasi,” tandasnya.
Apel pagi ini juga menjadi ajang pembinaan disiplin dan penguatan komitmen terhadap profesionalisme dan integritas di lingkungan pemasyarakatan.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPilu Gadis di Kendari Bertahun-tahun Jadi Korban Rudapaksa Pamannya
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







