Kebakaran di Kusambi, Damkar Muna Barat Tiba saat Api Mulai Padam


Muna Barat - Sebuah kebakaran besar melanda rumah di Desa Bakeramba, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, pada Jumat (6/9) dini hari. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WITA, menghanguskan hampir seluruh bagian rumah sebelum satu unit pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi sekitar pukul 05.00 WITA.
Pemilik rumah, La Ulu bin La Repo (40), menceritakan bahwa kebakaran itu bermula ketika ia mencium bau asap setelah makan malam, namun tidak menemukan sumbernya. Pukul 03.00 WITA, istrinya, Nurhayati (30), melihat asap tebal keluar dari kamar samping.
"Saya terbangun karena melihat asap keluar dari kamar sebelah. Saya langsung membangunkan suami saya untuk memeriksa," tutur Nurhayati.
La Ulu menemukan api sudah membesar di atas kasur yang juga dipenuhi tumpukan pakaian. Dengan cepat, api menjalar ke plafon rumah, membuat upaya pemadaman menjadi semakin sulit.
La Ulu pun berteriak meminta bantuan dari tetangganya, Jupiter bin La Repo (37), yang segera datang untuk membantu menyelamatkan barang-barang yang bisa diselamatkan.
Warga sekitar mulai berdatangan untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
"Kami semua berusaha sekuat tenaga memadamkan api sebelum Damkar tiba. Namun, saat mereka datang, api sudah hampir padam," kata Jupiter.
Pemadam kebakaran dari Pemda Muna Barat tiba di lokasi sekitar pukul 05.00 WITA dan memastikan api benar-benar padam dalam waktu setengah jam.
Meski demikian, kebakaran tersebut telah menghanguskan hampir seluruh isi rumah, termasuk barang-barang berharga seperti kulkas, lemari, kursi, tempat tidur, uang tunai sekitar Rp100 juta, dan sebuah televisi 24 inci.
Kebakaran rumah permanen berukuran 10 x 12 meter persegi ini mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp350 juta. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh tim INAFIS Polres Muna, yang akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap asal mula api.
Kebakaran ini menjadi pengingat bagi warga Desa Bakeramba dan sekitarnya akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama saat mencium bau asap yang tidak biasa. Kewaspadaan dan tindakan cepat dapat mengurangi dampak kebakaran yang lebih besar.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaKecelakaan Tragis Dua Pelajar di Muna: Satu Meninggal, Satu Kritis
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







