Kecelakaan di PT KKU: Kendaraan Tak Layak Dipaksa Hauling, Polisi Belum Monitor!


Konawe Utara - Kecelakaan kerja kembali terjadi di jalan hauling PT KKU, Kabupaten Konawe Utara (Konut). Insiden yang melibatkan sebuah dump truck ini terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, di kilometer 2 jalur hauling.
Dugaan sementara, kendaraan yang tidak sesuai standar dipaksa untuk beroperasi, sehingga berisiko tinggi terhadap keselamatan pekerja.
Berdasarkan keterangan dari narasumber terpercaya media ini, yang tidak ingin disebutkan namanya, kecelakaan tersebut melibatkan truk PT PII yang beroperasi di jalan hauling PT KKU.
“Insiden Dump Truk 37 di kilometer 2, sopir truk PT PII di jalan hauling PT KKU,” ujar narasumber, Senin (3/3).
Lebih lanjut, ia menyoroti dugaan bahwa kecelakaan ini terjadi karena kendaraan yang digunakan tidak layak untuk hauling.
“Ini mobil bukan untuk hauling, tapi disuruh ikut hauling,” tegasnya.
Beruntung, meski mengalami insiden di jalur hauling, sopir truk dikabarkan dalam keadaan selamat.
“Drivernya aman,” pungkasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian tampaknya belum mendapatkan informasi terkait insiden ini. Saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Kapolres Konawe Utara, AKBP Rico Fernanda, mengaku belum mengetahui perihal kecelakaan tersebut.
“Belum monitor,” ujarnya singkat.
Jika benar truk yang mengalami kecelakaan tidak layak untuk hauling, maka kejadian ini menjadi alarm bagi perusahaan dan pihak terkait untuk lebih memperhatikan keselamatan para pekerja. Jangan sampai nyawa menjadi taruhan akibat kelalaian dalam standar keselamatan kerja.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaWali Kota Kendari Janji Bangun 18 Rumah Baru untuk Korban Kebakaran di TPA Puuwatu
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







