Kendari Dapat Rp1,048 Triliun Dana TKD, Realisasi Masih Lemah


Kendari - Pemerintah Kota Kendari mendapat alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp1,048 triliun dari total Rp18,19 triliun yang digelontorkan pemerintah pusat untuk 18 pemerintah daerah di Sulawesi Tenggara pada tahun anggaran 2025.
Namun, serapan anggaran dari dana tersebut dinilai masih belum maksimal.
Hal ini mengemuka dalam audiensi antara Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Sultra, yang berlangsung di ruang rapat Wali Kota, Balai Kota Kendari, Jumat (2/5).
Wali Kota Siska secara terbuka mengakui bahwa penyerapan anggaran belum berjalan sesuai harapan.
Ia menyebut keterlambatan ini tak lepas dari masa transisi pemerintahan pasca-pelantikannya dua bulan lalu.
“Izinkan kami menyampaikan bahwa penyerapan dana memang belum terlalu maksimal. Hal ini terjadi karena kami baru dilantik sekitar dua bulan lalu, sehingga masih dalam tahap penyesuaian terhadap berbagai program prioritas,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejumlah kegiatan strategis harus segera dijalankan untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan fiskal nasional.
Namun, proses adaptasi terhadap program-program baru menjadi tantangan tersendiri dalam menggenjot realisasi anggaran.
Sementara itu, Kepala Bidang PPA II Kanwil DJPb Sultra, Andi Khairuddin, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar dana TKD benar-benar bermanfaat untuk masyarakat.
“Kami siap mendampingi pemerintah daerah dalam merancang strategi percepatan penyerapan anggaran. Dana TKD ini harus dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi.
Ia juga mengingatkan agar penyusunan perencanaan kegiatan dilakukan dengan lebih terarah dan realistis demi mencegah anggaran mengendap tanpa hasil konkret.
Audiensi diakhiri dengan komitmen untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga demi mempercepat pembangunan di Kota Kendari.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaLebih dari 30 Produk Warga Binaan Siap Ramaikan Kendari Expo 2025
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







