Kisah Tito, Anak Kuli Bangunan di Kendari yang Berhasil jadi Polisi


Kendari - Tangis haru dirasakan kedua orang tua Tito Prasetya, setelah dirinya tidak lama lagi akan dinyatakan lulus dalam wisuda calon anggota Polri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Anggotoa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Tito Prasetyo adalah salah satu peserta yang beruntung lolos dalam penerimaan anggota Polri 2023 di Polda Sultra dari ribuan pendaftar. Tito berasal bukan dari kalangan orang yang mampu. Kedua orang tuannya sehari-hari hanya bekerja sebagai kuli bangunan di Kota Kendari.
Namun berkat kegigihan dan semangatnya, Tito berhasil lulus pada seleksi penerimaan Polri secara murni tanpa ada bantuan dari orang lain yang biasa disebut istilah "Calo".
Kini Tito berhasil membuktikan, bahwa ia lulus dan dalam waktu yang tidak lama lagi akan resmi menyandang anggota Polri dengan pangkat Brigadir Dua (Bripda).
Kedua orang tua Tito pun awalnya tidak pernah menyangka, bahwa dia ternyata bisa lulus tes Polri. Sempat merasa pesimis, karena merasa berasal dari orang yang tidak berada.
Beberapa bulan sudah Tito menjalani masa pendidikan di SPN Anggotoa Kabupaten Konawe. Kedua orang tua Tito sudah tidak sabar ingin bertemu dengan anak kebanggaanya itu.
Hal itu dia ungkapkan, saat beberapa personel dari Bagdalpers Polda Sultra menemui kedua orang tua Tito di kediamannya di Kota Kendari.
Kondisi rumah kedua orang tua Tito sangat sederhana hanya terbuat dari papan beratapkan dari seng yang nampak sudah berkarat. Tidak hanya itu saja, bahkan ruang tamu terpaksa harus dijadikan sebagai tempat tidur karena ukuran rumahnya yang sempit.
Kedua orang Tua Tito sempat kaget melihat kedatangan beberapa orang anggota Polisi di rumahnya. Ternyata, anggota Polisi tersebut merupakan Personel Bagdalpers Polda Sultra yang membina dan melatih Tito selama menjalani masa pendidikan di SPN Anggotoa.
Saat berbicara kepada personel Bagdalpers Polda Sultra, ibu Tito sangat berharap ingin melihat anaknya lagi setelah beberapa bulan tidak terpisah. Sebab, kata ibunya ia sudah terbiasa tidak pernah jauh dari anaknya dari kecil hingga dia tamat dari bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Suasana berubah seketika, orang tua Tito sontak kaget dan air matanya tumpah tiba-tiba putra kesayangannya muncul dengan seragam lengkap Casis Polri.
Kedua orang tua Tito tidak berhenti menangis dan memeluk erat putranya, setelah sekian lama terpisah karena sedang menjalani masa pendidikan calon anggota Polri di SPN Anggotoa.
Rupanya Tito sudah sejak lama ingin pulang ke rumah untuk bertemu kedua orang tuanya atas izin pembinanya di SPN. Namun Tito tidak dapat berbuat banyak, ia terpaksa menahan rasa rindunya untuk pulang karena tidak memiliki uang.
Ibu Tito juga terpaksa harus melarang anaknya untuk pulang, karena tidak ingin diketahui jika ayahnya sedang sakit keras. Hal itu terpaksa dilakukan oleh Ibunya karena tidak mau menjadi beban pikiran Tito yang dapat mengganggu konsentrasinya selama pendidikan,
Namun pertemuan itu hanya berlangsung singkat, Tito harus kembali ke SPN untuk melanjutkan pendidikan yang masih tersisa beberapa bulan lagi. Namun demikian, kerinduan orang tua Tito sedikit sudah terobati meski hanya bertemu dengan putranya secara singkat.
Kedua orang tua Tito tidak kuasa menahan air matanya harus kembali melihat putranya itu pergi melanjutkan pendidikan. Kedua orang tua Tito sangat berterima kasih kepada Personel Bagdalpers Polda Sultra yang telah memberi kesempatan mempertemukan dengan putranya.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaDirektur PT Bumi Sultra Jaya Bantah Gelapkan Pajak Tambang
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







