Konsumsi Pertalite di Kendari Melonjak 119 Persen, Antrean di SPBU Masih Panjang


Kendari – Konsumsi Pertalite di Kota Kendari mengalami lonjakan signifikan. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mencatat volume penyaluran Pertalite pada September 2026 meningkat hingga 119 persen dibandingkan periode normal sebelum kenaikan harga.
Lonjakan permintaan tersebut turut berdampak pada penyaluran BBM di sejumlah SPBU. Antrean kendaraan roda empat masih terlihat di beberapa lokasi, sementara penyaluran Pertalite untuk kendaraan roda dua masih berlangsung normal.
Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan pihaknya memahami kondisi yang dirasakan masyarakat terkait penyaluran Pertalite di sejumlah SPBU di Kendari.
“Kami memahami kondisi yang dirasakan masyarakat di Kota Kendari, khususnya terkait dinamika penyaluran Pertalite di sejumlah SPBU. Saat ini kami terus melakukan berbagai upaya agar penyaluran berjalan sebaik mungkin dan kebutuhan masyarakat tetap dapat dilayani,” ujar Okky, Selasa (15/9/2026).
Saat ini terdapat 15 SPBU di Kota Kendari. Dari jumlah tersebut, 14 SPBU menyalurkan Pertalite dan tujuh SPBU melayani penyaluran Biosolar.
Seluruh SPBU tersebut juga menyediakan BBM nonsubsidi, seperti Pertamax dan Dexlite.
Untuk merespons tingginya kebutuhan masyarakat, Pertamina mempercepat operasional Integrated Terminal (IT) Kendari. Dengan langkah tersebut, penyaluran BBM ke SPBU dapat dilakukan sejak pagi.
“Kami melakukan ekstra jam operasional di terminal maupun SPBU agar penyaluran dapat dimulai lebih awal. Kami juga terus melakukan penambahan suplai Pertalite ke SPBU di Kota Kendari sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.
Berdasarkan pemantauan terakhir, antrean kendaraan roda empat yang mengisi Pertalite masih terjadi di sejumlah SPBU. Sementara itu, kendaraan roda dua masih terpantau normal.
Penyaluran Biosolar di sejumlah SPBU juga disebut berjalan lancar.
Di tengah meningkatnya permintaan, Pertamina bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara membahas sejumlah langkah untuk mengantisipasi pengisian BBM secara berulang dan menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat.
Salah satu opsi yang tengah dibahas adalah pengaturan batas pengisian pada kondisi tertentu. Namun, kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan bersama pemerintah daerah.
Selain mengatur distribusi, Pertamina juga memperkuat pengawasan di lapangan. Inspeksi mendadak atau sidak dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan aparat penegak hukum.
Pengawasan tersebut dilakukan secara berkala di SPBU untuk memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan, termasuk memastikan BBM subsidi benar-benar tepat sasaran.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Pengawasan di SPBU akan kami lakukan bersama secara berkala, termasuk untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan mencegah adanya pengisian berulang yang tidak sesuai ketentuan,” kata Okky.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan kondisi stok dan penyaluran BBM di Kota Kendari terus dipantau. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait juga terus dilakukan untuk merespons perkembangan di lapangan.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan.
Editor: Andise SL
Berita BerikutnyaMayat Wanita Ditemukan di Area Perkebunan Konsel dengan Mulut Tersumpal Celana
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







