Macam-macam Modus Penipuan Online di Sultra, Nyamar Jadi Petugas Dukcapil hingga Operator Seluler


Kendari - Modus penipuan online di Sulawesi Tenggara (Sultra) semakin beragam. Pelaku memakai modus menyamar sebagai petugas instansi hingga pihak perusahaan untuk mengelabui korbannya.
Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Sultra mencatat sedikitnya 40 Laporan Polisi (LP) terkait kejahatan siber yang masuk sepanjang Januari hingga September 2026.
Kasubdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Decky Hendra Wijaya, mengungkapkan maraknya kasus illegal access dan penipuan yang memanfaatkan data pribadi menjadi perhatian kepolisian.
Menurutnya, sejumlah modus yang kerap digunakan pelaku antara lain menyamar sebagai petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), oknum operator seluler, petugas perbankan, hingga pihak e-commerce.
Pelaku biasanya menggunakan berbagai alasan untuk meyakinkan calon korban. Salah satunya dengan mengaku adanya masalah pada akun, termasuk dalih akun terblokir, kemudian meminta korban memberikan data pribadi atau kode keamanan.
Decky mengingatkan masyarakat agar tidak mudah memberikan informasi sensitif kepada orang yang tidak dikenal, terutama NIK KTP, nomor kartu debit, maupun kode OTP (One-Time Password).
"Setiap ada yang meminta OTP atau data pribadi, jangan pernah diberikan. Pastikan untuk selalu melakukan cross-check terlebih dahulu. Jangan mudah membagikan data pribadi demi keamanan akun dan keuangan kita," imbau Decky, Rabu (30/9/2026).
Polda Sultra pun meminta masyarakat lebih waspada setiap menerima komunikasi yang mengatasnamakan instansi, bank, operator seluler, maupun perusahaan digital.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaKepala Rutan Kendari Genjot Pembenahan dan Tegaskan Zero Halinar
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







