Mahasiswa KKN UNS Ajarkan UMKM Wakatobi Transaksi Digital, Pelaku Usaha Sumringah


Wakatobi - Di era serba digital, bertahan tanpa adaptasi ibarat berjalan mundur di tengah arus yang terus melaju. Menyadari hal itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam tim Gema Wakatobi turun tangan.
Mereka mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Patuno, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, melangkah lebih jauh dengan digitalisasi.
Berkolaborasi dengan Bank Sultra, mereka menggelar edukasi perbankan digital dan keamanan transaksi online, membuka mata masyarakat bahwa teknologi bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan yang mendesak.
“Kami ingin memberikan solusi nyata bagi UMKM di Patuno agar mereka lebih adaptif terhadap perubahan zaman. Digitalisasi ini bukan hanya soal transaksi yang lebih cepat, tetapi juga membuka peluang usaha yang lebih luas,” tegas Cleo Brilliani, perwakilan mahasiswa KKN UNS, Selasa (25/2).
Tak sekadar wacana, mahasiswa KKN UNS langsung turun tangan. Seminar bertajuk Digitalisasi UMKM dan Pencegahan Kejahatan Online yang digelar pada 29 Januari 2025 menjadi titik awal perubahan.
Mereka tidak hanya berbagi teori, tetapi juga memandu langsung pendaftaran QRIS, menambahkan lokasi usaha di Google Maps, hingga memasang banner promosi. Semua ini berlangsung intens sejak 20 Januari hingga 14 Februari 2025.
Hasilnya? Perubahan terasa nyata. Wa Ode Rusna, pemilik usaha Galon Embun Wakatobi, merasakan sendiri manfaat digitalisasi dalam bisnisnya.
“Dulu kami hanya mengandalkan transaksi tunai, kadang pelanggan kesulitan jika tak membawa uang pas. Sekarang, dengan QRIS, pembayaran jadi lebih praktis. Selain itu, usaha kami jadi lebih mudah ditemukan di Google Maps, sehingga pelanggan bertambah,” kata Wa Ode Rusna dengan wajah sumringah.
Kepala Desa Patuno, La Wiu, juga menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan yang diinisiasi mahasiswa KKN UNS memberikan manfaat besar bagi warganya dalam memahami pentingnya digitalisasi.
“Bagus, warga desa jadi bisa lebih paham bagaimana pentingnya digitalisasi. Sebagai Kepala Desa, saya selalu memberi dukungan untuk kegiatan yang positif seperti ini,” ujarnya.
Lebih dari sekadar memudahkan transaksi, digitalisasi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaSidak Pasar, Kapolda Sultra: Penimbun Bahan Pokok Siap-siap Ditindak!
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







