Mahasiswa STIE Enam-Enam Kendari Ikuti Magang Internasional 6 Bulan di Taiwan


Kendari – Mahasiswa Program Studi Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam-Enam Kendari, Alif Alfajri, mendapat kesempatan mengikuti program magang internasional selama enam bulan di Taiwan.
Program tersebut menjadi kesempatan bagi Alif untuk memperoleh pengalaman kerja di lingkungan internasional sekaligus mengenal budaya dan dunia profesional di Taiwan.
Alif merupakan mahasiswa Program Studi Manajemen STIE Enam-Enam Kendari dengan Nomor Induk Mahasiswa 246601272. Ia menjalani program magang di Jing Yuan Tian Co., Ltd., yang berlokasi di Da’an District, Taipei City, Taiwan.
Alif mengatakan program magang internasional tersebut memberikan pengalaman baru, terutama dalam memahami budaya kerja serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.
“Program magang ini memberikan kesempatan kepada saya untuk mendapatkan pengalaman bekerja di lingkungan internasional, mempelajari budaya kerja di Taiwan, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda,” ujar Alif, Selasa (28/7/2026).
Alif berangkat dari Kendari menuju Taiwan pada 14 Juli 2026. Perjalanan ditempuh melalui rute Kendari-Makassar-Jakarta sebelum melanjutkan penerbangan menuju Taipei.
Setibanya di Taiwan, Alif mulai beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggal, kehidupan masyarakat setempat, serta suasana kerja di perusahaan tempatnya menjalani magang.
Program magang tersebut berlangsung selama enam bulan atau setara satu semester. Masa magang juga dapat diperpanjang selama enam bulan berikutnya sehingga peserta berkesempatan menjalani program hingga satu tahun atau dua semester.
Selain menjalani aktivitas di perusahaan, Alif juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal kehidupan masyarakat Taiwan. Salah satunya dengan mengunjungi sejumlah kawasan publik, termasuk New Taipei Metropolitan Park.
Menurut Alif, pengalaman tersebut menjadi bagian dari pembelajaran lintas budaya yang dapat memperluas wawasan sekaligus membangun kesiapan menghadapi dunia kerja global.
“Melalui program ini, saya berharap dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang nantinya bisa diterapkan setelah kembali ke Indonesia. Program ini juga dapat membuka peluang karier internasional pada masa mendatang,” katanya.
Keikutsertaan Alif dalam program magang di Taiwan turut menjadi pengalaman internasional bagi mahasiswa STIE Enam-Enam Kendari.
Program tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan manajemen, komunikasi, pemecahan masalah, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja dan budaya yang berbeda.
STIE Enam-Enam Kendari juga terus mendorong mahasiswa untuk mengikuti berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pengalaman magang di luar negeri diharapkan dapat menjadi bekal mahasiswa dalam menghadapi persaingan dunia kerja sekaligus membuka wawasan mengenai peluang karier di tingkat global.
Alif pun mengajak mahasiswa lainnya untuk tidak ragu mengambil kesempatan mengikuti program internasional.
“Mahasiswa tidak perlu takut mencoba kesempatan baru. Persiapkan kemampuan, mental, dan komunikasi dengan baik karena pengalaman internasional dapat memberikan pembelajaran yang sangat luas,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaRaperwali Layanan Darurat 112 Kota Kendari Rampung Diharmonisasi
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







