Mahasiswa UHO Dukung Polresta: Lawan Premanisme, Buka Pintu Investasi!


Kendari - Langit Kendari tak boleh lagi diselimuti awan kelam premanisme. Suara tegas Kapolresta Kendari Kombes Pol Eko Widiantoro yang berjanji menindak preman berkedok ormas mendapat sambutan lantang dari mahasiswa.
La Ode Ibrahim, mantan Wakil Ketua MPM UHO, berdiri di barisan terdepan mendukung langkah aparat. Baginya, investasi adalah jantung ekonomi yang harus tetap berdetak tanpa hambatan dari aksi-aksi liar yang merugikan banyak pihak.
“Kami mendukung segala bentuk investasi yang datang dan usaha di Kendari,” ujar mahasiswa FKIP UHO itu.
Tidak hanya itu, ia juga mengecam tindakan premanisme yang kerap menjadi duri dalam daging bagi dunia usaha di kota ini.
“Kami menolak segala bentuk aksi-aksi premanisme yang menghambat investasi di Kota Kendari,” tegasnya.
Pihaknya pun meminta aparat hukum tidak ragu menindak mereka yang mencoba bermain di wilayah abu-abu, menjual ketakutan atas nama organisasi, dan menghalangi perkembangan ekonomi daerah.
“Kami minta penegak hukum juga untuk menindak tegas para pelaku premanisme yang menghambat investasi di Kota Kendari khususnya,” pungkasnya.
Kota ini tidak boleh dibiarkan menjadi ladang bagi mereka yang mencari keuntungan dengan cara kotor. Saatnya Kendari berdiri tegak, membuka pintu selebar-lebarnya bagi investasi yang membawa kesejahteraan.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaKalla Toyota Serahkan Satu Unit Mobil Damkar ke Pemkot Kendari
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







