Mantan Pj Bupati Muna Barat Bahri Dilantik Jadi Kepala Pusat BPSDM Kemendagri

Sultranesia
2 Min Baca
Mantan Pj Bupati Muna Barat Bahri Dilantik Jadi Kepala Pusat BPSDM Kemendagri
Bahri (paling ujung ketiga dari kiri) saat dilantik sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan BPSDM Kemendagri oleh Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Foto: Dok. Istimewa.

Jakarta – Mantan Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra), Bahri, dilantik sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (21/10/2026).

Bahri dilantik Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir bersama tiga pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jakarta.

Sebelum menduduki jabatan baru tersebut, Bahri menjabat Direktur Fasilitasi Perencanaan, Keuangan, dan Aset Pemerintahan Desa pada Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri.

Bahri juga pernah menjabat Direktur Perencanaan Anggaran Daerah pada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah. Di luar tugas struktural di kementerian, ia mendapat penugasan sebagai Pj Bupati Muna Barat pada 2022–2023 dan Pj Bupati Sarolangun, Jambi, pada 2024–2025.

Dalam pelantikan tersebut, Tomsi meminta para pejabat yang baru dilantik mengevaluasi pelaksanaan program di unit kerja masing-masing. Ia menekankan perlunya perbaikan terhadap pekerjaan yang belum mencapai target atau belum berjalan maksimal.

“Bagi pejabat yang dilantik di lingkungan yang baru, saya minta bisa menyesuaikan hal-hal yang belum tercapai,” ujar Tomsi.

Ia juga mengingatkan agar keberhasilan program tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan dan penyelesaian administrasi, tetapi dari hasil yang dapat dibuktikan.

“Pertanggungjawabannya bukan hanya sekadar sudah dilaksanakan, tetapi sudah ada perubahan dan sudah ada hasil,” tegasnya.

Tomsi meminta pejabat baru memahami kondisi organisasi, menguasai data bidang tugas, serta memastikan setiap program memiliki sasaran dan indikator keberhasilan yang terukur. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan anggaran yang sebanding dengan manfaat program.

Bahri kini bertanggung jawab pada bidang pengembangan kompetensi manajemen kepemimpinan di lingkungan BPSDM Kemendagri.

Pria kelahiran Kasipute, 28 April 1975, tersebut mengawali karier birokrasi sebagai Lurah Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio pada 2000. Ia kemudian menduduki sejumlah jabatan di lingkungan pemerintahan daerah, Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dan Kemendagri.

Bahri menempuh pendidikan sarjana Ilmu Pemerintahan di STPDN, magister Administrasi Pemerintahan Daerah di IPDN, serta doktor Ilmu Administrasi di Universitas Padjadjaran.

Pelantikan tersebut juga mencakup Budi Santosa sebagai Kepala Biro Keuangan dan Aset, Mey Rany Wahida Utami sebagai Kepala Pusat Penerangan, serta Hendriwan sebagai Direktur Fasilitasi Perencanaan, Keuangan, dan Aset Pemerintahan Desa pada Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri.


Editor: Denyi Risman

Berita BerikutnyaViral Pengisian BBM Pakai Jerigen di SPBU Raha, Kapolres Muna Ancam Tindak Tegas
Bagikan:

Baca Juga