Mayat dengan Luka Robek di Dagu Gegerkan Warga Muna, Ini Dugaan Sementara Polisi


Muna - Warga Desa Fongkaniwa, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, dikejutkan dengan penemuan jasad pria paruh baya tergeletak di tepi jalan poros Wakuru–Walengkabola, Senin pagi (26/5).
Korban berinisial LOO (61), ditemukan dalam kondisi mengenaskan: telungkup dengan batu besar menindih bagian perut dan dada, serta mengalami sejumlah luka, termasuk robekan di dagu kiri.
Penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh La Inda (46), warga Desa Lahontohe, yang sedang berolahraga lari pagi sekitar pukul 05.30 WITA. Saat melintas, ia melihat tubuh korban tersandar pagar dan segera memberi tahu warga sekitar.
“Saat ditemukan, posisi korban telungkup, dan ada batu besar di atas dadanya,” ujar Kasi Humas Polres Muna, IPDA Baharuddin.
Menurut Baharuddin, hasil pemeriksaan luar oleh tim medis Puskesmas Walengkabola dan Tim Inafis Polres Muna tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan.
Namun, sejumlah luka fisik ditemukan, seperti luka robek di dagu, serta lecet di dada, perut, lutut, dan tumit, yang memicu beragam spekulasi.
“Dugaan sementara adalah korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Tapi kami tetap mendalami untuk memastikan kronologinya secara menyeluruh,” tegas Baharuddin.
Diketahui, korban adalah warga Desa Watondo, Kecamatan Tongkuno Selatan. Ia memiliki riwayat gangguan kejiwaan sejak 1987 dan dikenal kerap tidur berpindah-pindah di pondok kebun atau di bawah pohon.
Sejumlah saksi menyebut, korban terakhir terlihat pada Minggu malam sekitar pukul 19.30 WITA, sedang duduk sendirian dan makan di sebuah deker dekat lokasi kejadian. Warga sekitar mengaku tidak mendengar suara mencurigakan sepanjang malam.
Polisi telah mengamankan lokasi, memeriksa saksi, dan terus berkoordinasi dengan pihak medis untuk mengungkap penyebab pasti kematian.
Jasad korban kini telah diserahkan ke keluarganya di Desa Matano Oe. Dalam kain yang dikenakan korban, polisi menemukan uang tunai sebesar Rp215.000.
“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi tambahan untuk segera melapor. Segala informasi sangat membantu proses penyelidikan,” tutup Baharuddin.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaPernikahan Baru Seumur Jagung, Pria di Buton Tengah Akhiri Hidup dengan Tragis
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







