'Musim Timur' Tiba, PT GKP Gerak Cepat Perbaiki Jalan Poros Bobolio-Lawey Konkep


Sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum di wilayah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), PT Gema Kreasi Perdana (GKP) melakukan perbaikan akses jalan poros Bobolio-Lawey di Kecamatan Wawonii Selatan dan Kecamatan Wawonii Tengah.
Perbaikan dilakukan mengingat curah hujan di wilayah Konkep sangat tinggi yang menyebabkan akses jalan Bobolio - Lawey atau tepatnya di kawasan gunung jati, menjadi licin, rusak, dan susah untuk dilewati kendaraan. Padahal, akses jalan itu sangat penting untuk mobilitas warga.
"Curah hujan yang sangat tinggi membuat kondisi kontur tanah lembek karena jenis tanahnya tanah liat, dan itu membuat kendaraan sangat kesulitan melintas," kata salah seorang Tim CSR PT GKP, Aldo Sastra kepada media, Rabu (29/6).
Kondisi jalan yang rusak itu menyebabkan banyak kendaraan dan warga yang akan menuju ke arah Tenggara Roko-Roko Raya, Mosolo Raya atau arah sebaliknya menuju Langara, terhambat.
Melihat kondisi itulah pihak perusahaan melalui Divisi CSR langsung bergerak membantu perbaikan jalan agar akses transportasi bisa lancar kembali.
Diketahui, perbaikan jalan dilakukan selama tiga hari sejak 18 sampai 20 Juni 2022.
Perbaikan jalan melibatkan kontraktor Tunas Muda Pertiwi (Parama Group) dengan menurunkan alat berat berupa eksavakator dan grader.
Selain pihak perusahaan dan kontraktornya, masyarakat dari Desa Lawey dan Bobolio pun turut membantu proses pengerjaan.
"Ini adalah bentuk kontribusi nyata PT GKP, perusahaan sigap membantu, sehingga akses masyarakat bisa kembali normal," kata tokoh masyarakat Lawey, Midar.
Untuk nformasi, wilayah Konawe Kepulauan, selama bulan Mei sampai Agustus curah hujannya cukup tinggi, warga sekitar biasanya menyebut sebagai musim Timur.
Musim Timur ini menyebabkan banyak sungai meluap hingga memutus akses jalan. Dan ketika banjir telah surut, jalan tersebut rusak.
Di musim Timur ini lah, pihak perusahaan melalui Divisi CSR selalu tanggap membantu masyarakat jika terjadi peristiwa yang sifatnya insidensial, seperti banjir.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPria di Kendari Luka Berat Diserang Pakai Parang, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







