OJK Soroti Lonjakan Kredit Konsumtif di Kendari, Masyarakat Diminta Menabung

Sultranesia
1 Min Baca
OJK Soroti Lonjakan Kredit Konsumtif di Kendari, Masyarakat Diminta Menabung
Ilustrasi gaya hidup konsumtif masyarakat perkotaan. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat lonjakan signifikan kredit masyarakat di Kota Kendari, yang sebagian besar digunakan untuk pembiayaan konsumtif.

Asisten Manajer Senior Kantor OJK Sultra, Imam Adicipta Nursantoso, mengungkapkan kredit di Kendari tumbuh 13,29% dalam setahun terakhir, namun didominasi oleh kredit konsumsi.

“Peningkatan literasi keuangan harus terus diupayakan agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menyusun rencana keuangan jangka panjang,” tegas Imam dalam rapat koordinasi persiapan Program Percepatan Akses Keuangan Daerah (PAKDA) 2025 di Kantor Wali Kota Kendari, Rabu (13/8).

Ia memaparkan, di tengah kenaikan kredit, kondisi ekonomi masyarakat justru menunjukkan penurunan. Aset tercatat menyusut 2,60%, sementara tabungan turun 9,90%.

Tingginya rasio kredit dan Money Deposit Ratio (MDR) dinilai menjadi sinyal meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap pembiayaan konsumtif.

Imam menekankan pentingnya langkah antisipatif. Menurutnya, Pemkot Kendari perlu mempercepat pelaksanaan PAKDA agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara lebih luas.

“Peningkatan ini harus diimbangi dengan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menabung dan berinvestasi jangka panjang,” ujarnya.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaKoperasi 24 Jam di Kendari Resmi Punya Kartu Digital, Apa Keuntungannya untuk Warga?
Bagikan:

Baca Juga