Pasokan Sotong Capai 166 Ton, Karantina Sultra Kawal Pengiriman ke Sejumlah Daerah


Kendari – Komoditas perikanan Sulawesi Tenggara (Sultra) tak hanya memenuhi kebutuhan pasar lokal. Sotong atau cuttlefish menjadi salah satu hasil laut dari Bumi Anoa yang dikirim ke sejumlah daerah di Indonesia.
Data Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Tenggara (Karantina Sultra) mencatat sekitar 166 ton sotong dikirim keluar wilayah Sultra sepanjang Januari hingga Juli 2026.
Komoditas tersebut dikirim untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, dengan sejumlah tujuan di antaranya Surabaya, Jakarta, Makassar dan Kediri.
Besarnya volume pengiriman tersebut menunjukkan sotong menjadi salah satu komoditas perikanan yang memiliki potensi ekonomi dan permintaan pasar antardaerah.
Sebelum dilalulintaskan, setiap komoditas perikanan wajib memenuhi persyaratan karantina. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan komoditas yang dikirim sesuai dengan ketentuan dan dokumen yang menyertainya.
Salah satu pengiriman yang mendapat pengawasan Karantina Sultra yakni 392 kilogram sotong beku dengan tujuan Surabaya.
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap komoditas tersebut sebelum diberangkatkan. Pemeriksaan meliputi kesesuaian dokumen, kondisi fisik, hingga uji sensori untuk memastikan persyaratan yang ditetapkan terpenuhi.
Ketua Tim Kerja Karantina Ikan Karantina Sultra, Amsal Sulaeman, mengatakan pemeriksaan diawali dengan pengecekan dokumen.
“Pemeriksaan diawali dengan pemeriksaan dokumen guna memastikan kelengkapan dan kesesuaian persyaratan administrasi. Setelah itu, petugas melakukan pemeriksaan fisik dan uji sensori untuk memastikan mutu pangan asal ikan tersebut memenuhi standar,” ungkap Amsal, Rabu (2/9/3026).
Selain pemeriksaan komoditas, petugas juga melakukan pengawasan terhadap proses pemuatan serta memastikan jenis dan jumlah media pembawa sesuai dengan dokumen yang diajukan.
Pengawasan tersebut dilakukan di Instalasi Karantina Ikan atau tempat lain yang telah ditetapkan.
Hasil pemeriksaan terhadap 392 kilogram sotong beku tujuan Surabaya menunjukkan komoditas tersebut sesuai dengan jenis dan jumlah yang tercantum dalam dokumen.
Sotong sendiri merupakan salah satu komoditas hasil perikanan yang memiliki nilai ekonomi. Selain dikonsumsi secara langsung, sotong juga dapat diolah menjadi berbagai produk pangan sehingga memiliki peluang pasar yang cukup luas.
Dengan adanya pengiriman antardaerah, potensi komoditas perikanan Sultra tidak hanya memberikan pasokan bagi konsumen di daerah lain, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha perikanan dan rantai distribusi hasil laut.
Di sisi lain, pengawasan karantina menjadi bagian penting untuk memastikan setiap komoditas perikanan yang keluar dari Sultra memenuhi persyaratan sebelum sampai ke daerah tujuan.
Dengan demikian, perjalanan sotong dari perairan Sultra menuju berbagai kota di Indonesia bukan sekadar aktivitas distribusi. Di balik setiap pengiriman terdapat proses pemeriksaan dan pengawasan untuk memastikan komoditas perikanan yang dilalulintaskan memenuhi persyaratan karantina serta layak diterima di pasar tujuan.
Editor: Andise SL
Berita BerikutnyaPotensi Mete Sultra Dilirik, Cornhouse BV Kaji Pabrik Pengolahan Skala Besar
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







