Pelaku Pembusuran Wanita di Kendari Masih di Bawah Umur, Ini Motifnya


Satreskrim Polresta Kendari berhasil mengungkap kasus pembusuran terhadap wanita bernama Suriyanti (22).
Pelakunya berinisial AN, masih berusia 16 tahun.
"Pelaku kami tangkap di Jalan Malik Raya, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga pada Senin 9 Agustus 2022 sekitar pukul 16.00 WITA," jelas Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi.
Kepada wartawan saat di Mapolresta Kendari, pelaku AN mengaku melakukan pembusuran karena sebelumnya dia juga dikejar dan dibusur seseorang di depan lorong.
Lalu, kata dia, beberapa saat kemudian korban bersama temanya datang menggunakan motor knalpot bogar. Motor dengan knalpot bogar itu menurut AN sama dengan motor yang dipakai orang yang mengejar dan membusurnya.
"Sebelumnya saya melakukan (pembusuran), saya pertama yang dikena (busur), saya diburu," kata AN.
"Pas di depan lorong, ini korban datang tiba-tiba dengan motor yang sama, yang bogar, berhenti depan lorong, di situ mi saya parno, saya fikir yang ini mi yang buru saya," sambungnya.
Diberikan sebelumnya, seorang wanita bernama Suriyanti (27) dibusur orang tak dikenal (OTK). Anak panah dari busur tersebut menancap di lutut kiri korban.
Pembusuran itu terjadi pada Senin (8/8) sekitar pukul 22.00 WITA di Jalan Imam Bonjol, depan Lorong Bumi Indah sekitar BTN Mutiara Santika Alolama, Kelurahan Alolama, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman menjelaskan, pembusuran itu berawal saat korban bersama temannya bernama Sandi Abriansyah berboncengan motor.
"Saat di depan Lorong Bumi Indah Alolama korban merasa kakinya terkena lemparan, saat menoleh ke belakang, korban melihat pelaku menarik busur, korban lalu menyuruh Sandi melajukan motornya, setelah jauh dari TKP, korban melihat anak panah menancap di lutut kirinya," jelas Eka, Selasa (9/8).
Menurut keterangan korban, pelaku berjumlah satu orang dengan berjalan kaki, memiliki perawakan kurus tinggi, memakai switer biru motif bintang pada bagian tangan, mengenakan masker, dan celana panjang berwarna hitam.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPolsubsektor Maginti Diresmikan, Pj Bupati Mubar Harap Kamtibmas Terjaga
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







