Pemandian Air Tiga Buton Tengah Telan Korban, Bocah 6 Tahun Tewas Usai Kepala Terbentur


Buton Tengah - Seorang bocah laki-laki berusia enam tahun berinisial AF, warga Lingkungan Kawali, Kelurahan Boneoge, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah, meninggal dunia setelah tenggelam di Pemandian Air Tiga, Kamis (3/4).
Peristiwa tragis ini terjadi saat korban sedang bermain dan mandi bersama teman-temannya di lokasi pemandian yang terletak di Lingkungan One. Berdasarkan keterangan saksi mata, AF sempat melompat dari atas batu ke kolam.
Namun, usai melompat, tubuhnya tidak muncul kembali ke permukaan. Teman-temannya sempat mengira ia sedang menyelam, namun setelah ditunggu cukup lama, mereka panik dan berteriak meminta pertolongan.
Teriakan itu mengundang perhatian warga sekitar yang segera mendatangi lokasi. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dasar kolam. Warga langsung mengangkat tubuh AF dalam posisi terbalik dan membawanya ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Boneoge.
Melihat kondisi korban yang kritis, petugas kesehatan di Pustu merujuknya ke RSUD Buton Tengah. Namun nahas, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Pihak rumah sakit menyatakan AF meninggal dunia.
Kapolsek Lakudo IPDA Muhammad Ade Tandra bersama personel Polsek segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menggali keterangan dari para saksi.
Kapolres Buton Tengah, AKBP Wahyu Adi Waluyo, melalui Kasi Humas IPTU Thamrin menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kematian korban adalah benturan pada kepala.
“Kami telah menyarankan pihak keluarga untuk dilakukan otopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis, namun keluarga menolak dan telah menerima musibah ini sebagai kehendak Allah SWT,” ujar IPTU Thamrin.
Lebih lanjut, ia menjelaskan adanya indikasi korban terbentur batu karena kondisi air yang sangat dangkal.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tutup IPTU Thamrin.
Pihak kepolisian mengimbau para orang tua agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di lokasi yang memiliki potensi bahaya.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaWali Kota Kendari Hadiri Halal Bi Halal Gubernur, Perkuat Sinergi Pemerintahan
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







