Pemkab Buton Tengah Genjot PAD, Opsen Pajak Jadi Senjata Baru!


Kendari - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menyiapkan regulasi baru terkait opsen pajak mineral bukan logam dan batuan.
Bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum Sultra), Pemkab Buton Tengah menggelar harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) pada Senin (10/2) guna memastikan kebijakan ini berjalan efektif.
Kepala Kanwil Kemenkum Sultra, Topan Sopuan, menegaskan bahwa kebijakan ini harus menguntungkan daerah tanpa menghambat dunia usaha.
“Penyusunan Raperbup ini harus memperhatikan keseimbangan antara optimalisasi penerimaan daerah dan kepentingan para pelaku usaha, sehingga regulasi yang diterapkan dapat berjalan efektif,” ujar Topan Sopuan.
Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Sultra, Candrafriandi Achmad, menekankan pentingnya harmonisasi agar aturan yang dibuat tidak bertentangan dengan regulasi yang lebih tinggi serta dapat diterapkan dengan baik di daerah.
“Harmonisasi ini memastikan aturan yang disusun sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari,” jelas Candrafriandi Achmad.
Senada dengan itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Buton Tengah, La Ode Albakri, menyambut baik langkah ini dan menekankan bahwa opsen pajak mineral bukan logam dan batuan akan menjadi instrumen strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
“Regulasi ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah tanpa memberatkan dunia usaha,” kata La Ode Albakri.
Dengan harmonisasi ini, Pemkab Buton Tengah berupaya memastikan aturan yang disusun mampu mengoptimalkan penerimaan daerah tanpa menimbulkan hambatan bagi pelaku usaha. Opsen pajak kini menjadi senjata baru dalam mendorong pembangunan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Berita BerikutnyaPersiapan Rampung, Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Terpilih Siap Dilantik!
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







