Pemkot Kendari Siapkan 6,8 Hektare Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

Sultranesia
1 Min Baca
Pemkot Kendari Siapkan 6,8 Hektare Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, saat menemui Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, bersama Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono di Jakarta, Kamis (18/9). Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Kota Kendari ditetapkan sebagai salah satu dari 108 daerah prioritas pembangunan Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo.

Menyambut program tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari langsung menyiapkan lahan seluas 6,8 hektare untuk lokasi pembangunan.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengungkapkan hal itu usai menemui Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, bersama Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono di Jakarta, Kamis (18/9).

“Kami bertemu Pak Mensos untuk membicarakan sinergi program Sekolah Rakyat yang dicanangkan Presiden. Pemkot Kendari sudah menyiapkan lahan 6,8 hektare untuk pembangunan sekolah permanen," kata Siska.

Diketahui, Kota Kendari masuk dalam 108 kabupaten kota yang menjadi prioritas pembangunan tahap pertama, rencananya dimulai Oktober mendatang.

Ia menjelaskan, program Sekolah Rakyat di Kendari sebenarnya sudah berjalan dengan jumlah siswa sekitar 50 orang. Namun, untuk sementara mereka masih menggunakan gedung sosial sebagai tempat belajar.

“Jika sekolah permanen sudah dibangun di atas lahan 6,8 hektare itu, maka siswa yang ada saat ini akan direlokasi. Sekolah baru ini rencananya besar, nantinya akan menyatu dalam satu kawasan, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA,” ujarnya.

Siska menambahkan, identifikasi awal menunjukkan ada sekitar 14 ribu calon siswa di Kendari yang bisa tertampung di Sekolah Rakyat tersebut.


Editor: Muh Fajar

Berita BerikutnyaProduktivitas Naik: Program Ayam Petelur Muna Barat Jadi Penopang Kemandirian Pangan
Bagikan:

Baca Juga