Pemkot Kendari Siapkan Penertiban Pedagang dan Relokasi Penjual Ikan Bakar di Kawasan Pelabuhan


Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mulai mematangkan rencana penertiban pedagang yang berjualan di luar kawasan pasar serta relokasi penjual ikan bakar di kawasan Pelabuhan Rakyat Kendari.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Balai Kota Kendari, Senin (3/8/2026), dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Rapat dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kendari, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Kendari, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Direktur Utama PD Pasar Kota Kendari, Camat Kendari Barat, serta Lurah Dapudapura.
Penertiban pedagang di luar kawasan pasar merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman. Langkah tersebut juga diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi pasar sebagai pusat aktivitas perdagangan.
Selain itu, Pemkot Kendari juga membahas rencana relokasi penjual ikan bakar yang selama ini berjualan di kawasan Pelabuhan Rakyat Kendari.
Relokasi akan dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan pedagang, keamanan, serta kelancaran aktivitas masyarakat di kawasan pelabuhan.
Dalam rapat tersebut, seluruh OPD diminta memperkuat koordinasi dan menyusun langkah teknis agar proses penertiban maupun relokasi dapat berjalan secara tertib, humanis, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemkot Kendari juga menekankan pentingnya pendekatan persuasif melalui sosialisasi kepada para pedagang.
Langkah ini diharapkan dapat membangun pemahaman bahwa penataan dilakukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan usaha sekaligus mempercantik wajah Kota Kendari.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemkot Kendari berharap seluruh tahapan penertiban pedagang dan relokasi penjual ikan bakar dapat berjalan lancar sehingga tercipta kawasan perdagangan yang lebih tertata serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaUsai Digerebek Selingkuh, Sekda Konsel Jadi Tersangka Penganiayaan Berat
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







