Pencuri di Lima TKP di Buteng Dibekuk Polisi, Hasil Curian Dijual untuk Judi Online


Buton Tengah - Tim Resmob Satreskrim Polres Buton Tengah berhasil menangkap BR (40), warga Desa Lupia, Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna, yang diduga sebagai pelaku pencurian di lima lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Buton Tengah.
Penangkapan dilakukan pada Jumat (27/9), setelah sebelumnya pelaku sempat bersembunyi di sebuah hotel di Kota Raha.
Kapolres Buton Tengah, Wahyu Adi Waluyo, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban AR (44), seorang pemilik toko di Desa Walando, Kecamatan Gu, mendapati toko miliknya telah dibobol.
Sejumlah barang seperti tas kulit, sepatu, dan sandal hilang, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp70 juta.
"Korban langsung melapor ke Polres Buton Tengah, dan Tim Resmob segera melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap pelaku," ujar Wahyu.
Setelah mengidentifikasi petunjuk, Tim Resmob menemukan bahwa sebuah mobil digunakan oleh pelaku untuk mengangkut barang hasil curiannya. Pencarian berlanjut hingga BR berhasil ditangkap di Kota Raha.
Saat diinterogasi, pelaku mengakui bahwa ia juga telah melakukan pencurian lainnya, termasuk satu unit speaker dan komputer di SMA Negeri 1 Gu, serta 48 karung beras dan empat dos minyak goreng di Desa One Waara, Kecamatan Lakudo.
Selain itu, BR juga terlibat dalam pencurian di dua kios di Terminal Wamengkoli.
"Menurut pengakuan BR, uang hasil penjualan barang curian digunakan untuk berjudi online dan berfoya-foya bersama wanita," tambah Wahyu.
Saat ini, Tim Resmob Polres Buton Tengah masih terus mencari dan mengumpulkan barang bukti dari lima TKP untuk melengkapi proses penyidikan.
Pelaku dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 363 Ayat 1 ke-3 dan ke-5 KUHP Jo Pasal 65 Ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPj Bupati Kolut Siapkan Program Perlindungan Anak dari Putus Sekolah dan Kekerasan
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







