Penggunaan Pertalite di Kendari Meningkat Pesat, Pertamina Ungkap Alasannya

Sultranesia
2 Min Baca
Penggunaan Pertalite di Kendari Meningkat Pesat, Pertamina Ungkap Alasannya
SPBU Pertamina. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Penggunaan BBM subsidi jenis Pertalite di Kota Kendari mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyebut lonjakan konsumsi dipengaruhi meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur sekolah, termasuk masuknya kendaraan dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

Meski permintaan meningkat, Pertamina memastikan stok Pertalite maupun Pertamax di Fuel Terminal serta seluruh SPBU di Kota Kendari tetap aman.
Penyaluran BBM juga terus dioptimalkan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Sales Branch Manager II Fuel Sultra Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Didi Rushadi, mengatakan peningkatan konsumsi Pertalite terjadi seiring bertambahnya aktivitas masyarakat selama musim liburan.

"Dalam beberapa hari terakhir terdapat peningkatan konsumsi Pertalite di Kota Kendari, salah satunya dipengaruhi oleh momentum libur sekolah yang meningkatkan mobilitas masyarakat, termasuk kedatangan kendaraan dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara sehingga kebutuhan BBM ikut meningkat," ujar Didi, Selasa (7/7).

Menurutnya, Pertamina telah mengantisipasi kondisi tersebut dengan mengoptimalkan distribusi BBM ke SPBU yang memiliki tingkat konsumsi tinggi. Langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh SPBU di Kota Kendari tetap memiliki stok Pertalite yang memadai.

Selain itu, Pertamina juga memperketat pengawasan pelaksanaan Program Subsidi Tepat di SPBU guna mencegah transaksi yang tidak sesuai ketentuan, sehingga penyaluran BBM subsidi benar-benar tepat sasaran.

"Pertamina juga terus memperkuat pengawasan pelaksanaan Program Subsidi Tepat di SPBU, mengantisipasi potensi transaksi yang tidak sesuai ketentuan agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran," tambahnya.

Ketua DPC IV Hiswana Migas Sulawesi Tenggara, Dr. Fahd Atsur, memastikan seluruh SPBU di Kota Kendari terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan tetap menjalankan penyaluran BBM sesuai aturan yang berlaku.

"Kami terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Pengaturan antrean dilakukan agar proses pengisian berlangsung tertib, aman, dan memberikan kesempatan kepada seluruh konsumen yang berhak memperoleh BBM subsidi sesuai ketentuan," kata Fahd.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan koordinasi dengan berbagai pihak terus diperkuat untuk menjaga kelancaran distribusi BBM di Kota Kendari.

Menurut Lilik, Pertamina telah memaksimalkan peran marshal di SPBU untuk membantu pengaturan antrean, berkoordinasi dengan Integrated Terminal Kendari dalam menentukan prioritas pengiriman ke SPBU dengan kebutuhan tinggi, serta menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, dan aparat penegak hukum.

"Kami telah memaksimalkan peran marshal di SPBU untuk membantu pengaturan antrean, berkoordinasi dengan Integrated Terminal Kendari dalam menentukan prioritas pengiriman ke SPBU dengan kebutuhan tinggi, serta menjalin koordinasi bersama pemerintah daerah, Hiswana Migas, dan aparat penegak hukum guna mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan serta menggunakan jenis BBM yang sesuai spesifikasi kendaraan.

Perusahaan memastikan pasokan energi di Kota Kendari tetap terjaga dan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi penyaluran di lapangan.

Masyarakat yang mengalami kendala layanan atau membutuhkan informasi terkait penyaluran BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.


Editor: Muh Fajar

Berita BerikutnyaGaji Ribuan PPPK Kendari Kembali Ditanggung Pusat, Beban Anggaran Pemkot Lebih Ringan
Bagikan:

Baca Juga