Perkuat Militansi, Kader PKB Mubar Diminta Maksimalkan Gerakan Politik Kehadiran


Muna Barat - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Muna Barat menggelar kegiatan Pendidikan Loyalitas Kader sebagai upaya memperkokoh ideologi dan soliditas pengurus di tingkat akar rumput.
Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi partai untuk memanaskan mesin politik menjelang kontestasi mendatang.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Tenggara (Sultra), Jaelani. Kehadiran tokoh kunci PKB Sultra ini memberikan energi tambahan bagi ratusan kader yang memadati lokasi kegiatan.
Politik Kehadiran sebagai Napas Perjuangan
Dalam sambutannya, Jaelani menekankan pentingnya setiap kader untuk tidak hanya sekadar tercatat dalam administrasi partai, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa kekuatan utama PKB terletak pada "Politik Kehadiran".
"Kader PKB tidak boleh eksklusif. Politik kehadiran berarti kita harus menjadi orang pertama yang merasakan denyut nadi persoalan rakyat. Jangan hanya datang saat butuh suara, tapi hadirlah sebagai solusi di setiap masalah yang dihadapi warga Muna Barat," ujar Jaelani di depan para kader.
Tiga Poin Utama Konsolidasi
Jaelani menginstruksikan tiga langkah strategis bagi seluruh kader di Muna Barat yakni, loyalitas tanpa batas terkait membangun ketaatan pada garis instruksi partai dan nilai-nilai perjuangan PKB.
Kemudian, kerja terukur yaitu melakukan pemetaan basis suara secara detail hingga ke tingkat dusun dan RT.
Selanjutnya, komunikasi aktif dengan memanfaatkan seluruh kanal, baik tatap muka maupun media sosial, untuk menyebarkan program-program pro-rakyat yang diusung PKB.
Ketua DPW PKB Sultra tersebut juga mengapresiasi semangat para pengurus DPC Muna Barat yang terus menunjukkan tren positif dalam setahun terakhir.
Ia optimis, dengan loyalitas yang diperkuat dan gerakan politik kehadiran yang maksimal, PKB bisa berada dekat di hati masyarakat dan menjadi penentu arah kebijakan di Kabupaten Muna Barat.
Kegiatan ditutup dengan ikrar loyalitas oleh seluruh kader yang menyatakan kesiapan mereka untuk memenangkan PKB dan mengawal kepentingan masyarakat lokal. Rilis.
Editor: Muh Fajar
Berita Berikutnya'Harta Karun' Logam Tanah Jarang Ditemukan di Bombana, Sulawesi Tenggara
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







