Perkuat Nilai Kebangsaan, Bahtra Banong Sosialisasikan 4 Pilar MPR di Kolaka

Sultranesia
2 Min Baca
Perkuat Nilai Kebangsaan, Bahtra Banong Sosialisasikan 4 Pilar MPR di Kolaka
Wakil Ketua DPR RI, Bahtra Banong turun langsung menyapa masyarakat Tamboli, Kolaka dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI. Foto: Dok. Istimewa.

Kolaka – Arus informasi yang kian cepat di era digital membawa tantangan tersendiri bagi persatuan bangsa. Wakil Ketua DPR RI, Bahtra Banong turun langsung ke Desa Tamboli, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, pada 15 Maret 2026, untuk mengingatkan warga akan pentingnya memegang teguh nilai kebangsaan.

Dalam kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR RI, Bahtra mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai luhur sebagai filter utama saat berinteraksi di dunia maya maupun nyata.

Legislator Dapil Sulawesi Tenggara (Sultra) ini menyadari bahwa teknologi informasi memang memberikan kemudahan. Namun, di sisi lain, risiko penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan konten pemecah belah menjadi ancaman nyata yang bisa merusak kerukunan warga.

"Tantangan di era digital ini tidak main-main. Literasi digital yang baik harus dibarengi dengan pemahaman nilai kebangsaan agar kita tidak mudah terhasut dan terpecah belah," ujar Bahtra di hadapan peserta sosialisasi.

Menurutnya, media sosial sering kali menjadi ruang yang rentan terhadap gesekan antar kelompok.

Oleh karena itu, ia menekankan agar masyarakat menjadikan nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman perilaku saat berselancar di internet.

Sosialisasi ini bertujuan menginternalisasi empat prinsip utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara:

  • Pancasila: Sebagai ideologi dan dasar negara yang mempersatukan perbedaan.
  • Undang-Undang Dasar (UUD) 1945: Sebagai konstitusi negara yang menjamin hak dan kewajiban warga.
  • Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI): Sebagai bentuk negara yang harga mati untuk dijaga.
  • Bhinneka Tunggal Ika: Sebagai semboyan yang merayakan keberagaman di tengah arus globalisasi.

Bahtra berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat di Desa Tamboli tidak hanya sekadar hafal materi, tetapi mampu mempraktikkannya dalam keseharian.

Politisi Partai Gerindra itu ingin warga Kolaka menjadi komunitas yang cerdas, kritis terhadap informasi bohong, dan tetap solid menjaga persatuan di tengah gempuran arus informasi global.

"Persatuan adalah aset termahal kita. Dengan menjadikan Empat Pilar sebagai pedoman, kita bisa melangkah maju tanpa harus terpecah oleh informasi yang menyesatkan," pungkasnya.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaWali Kota Sebut Pengembangan Perumahan Jadi Biang Kerok Banjir di Kendari
Bagikan:

Baca Juga