PT MCM-PT TAS Pastikan Operasi Legal, Penuhi Semua Regulasi Pertambangan


Kendari - PT Modern Cahaya Makmur (MCM) dan PT Tiara Abadi Sentosa (TAS) menegaskan komitmennya dalam menjalankan operasi sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kedua perusahaan ini memastikan bahwa seluruh kegiatan mereka memiliki izin resmi dan memenuhi persyaratan hukum yang ditetapkan oleh pemerintah.
KTT PT MCM, Scalping, menyatakan bahwa pihaknya telah mengantongi perizinan yang diperlukan, termasuk dispensasi penggunaan jalan dari PUPR Provinsi Sulawesi Tenggara, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), serta pemerintah Kota Kendari dan Kabupaten Konawe.
“Untuk hauling sendiri, PT MCM telah mendapatkan dispensasi setelah memenuhi seluruh persyaratan yang ditentukan oleh tim terpadu,” ungkap Scalping sambil menunjukkan dokumen perizinan kepada awak media, Minggu (23/2).
Selain itu, PT MCM juga menegaskan bahwa aktivitas penambangan yang mereka lakukan telah mendapatkan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Di tahun 2025, kami telah mengantongi RKAB dari Kementerian ESDM, yang menjadi bukti bahwa aktivitas pertambangan kami legal dan sesuai aturan,” lanjutnya.
Sementara itu, GM PT TAS, Hendra, menegaskan bahwa kegiatan jetty perusahaan juga telah memenuhi aspek legalitas.
“Kegiatan yang dilakukan PT TAS sah dan legal karena kami adalah pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Khusus (IUP-OPK),” jelasnya.
Lebih lanjut, Hendra menyampaikan bahwa seluruh aktivitas pengapalan yang dilakukan PT TAS adalah legal, termasuk transaksi jual beli kargo yang telah melalui mekanisme yang sah.
“Kargo yang berlayar adalah milik PT TAS yang dibeli dari PT MCM, dan kami memastikan seluruh pajak dibayarkan kepada negara,” tegasnya.
PT MCM dan PT TAS berkomitmen untuk mematuhi aturan yang berlaku dalam industri pertambangan dan pelabuhan. Kepatuhan terhadap regulasi ini juga menjadi bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga transparansi dan kepercayaan publik terhadap operasional mereka.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaAktivitas Tambang PT MCM-PT TAS Dorong Pertumbuhan UMKM Lokal
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







