Raih 628 Suara di Pilkades Lamomea Konsel, Weni Widya Astuti Bidik Bedah Rumah hingga Air Bersih

Sultranesia
1 Min Baca
Raih 628 Suara di Pilkades Lamomea Konsel, Weni Widya Astuti Bidik Bedah Rumah hingga Air Bersih
Weni Widya Astuti saat memberikan keterangan kepada media usai terpilih sebagai Kepala Desa Lamomea, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), dengan perolehan 628 suara pada Pilkades serentak, Sabtu (24/10/2026). Foto: Dok. Denyi Risman/Sultran

Konawe Selatan – Weni Widya Astuti meraih 628 suara dan terpilih sebagai Kepala Desa Lamomea, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang digelar Sabtu, 24 Oktober 2026.

Weni mengungguli pesaingnya, Rinto Harahap, yang memperoleh 462 suara. Hasil tersebut menempatkannya sebagai kepala desa terpilih untuk periode 2026–2034, dengan selisih kemenangan 166 suara.

Usai dinyatakan menang, Weni menyampaikan terima kasih kepada tim pemenangan dan masyarakat yang telah memberikan dukungan kepadanya. Ia menyebut kepercayaan tersebut sebagai tanggung jawab yang harus dijalankan melalui kerja nyata.

“Amanah ini akan menjadi tanggung jawab besar bagi saya untuk bersama-sama membangun desa agar lebih maju dan sejahtera,” ujar Weni.

Weni menyiapkan tiga program prioritas, yakni bantuan bedah rumah tidak layak huni, penyediaan akses air bersih, dan pengembangan irigasi pertanian. Ketiga program tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Desa Lamomea.

Ia juga menargetkan pemerataan pembangunan hingga tingkat dusun dan RT. Menurut Weni, pelaksanaan pembangunan harus didasarkan pada kebutuhan warga dan skala prioritas agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

“Program-program ini akan kita realisasikan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran desa, dengan perencanaan yang matang,” katanya.

Selain program pembangunan, Weni mengajak masyarakat kembali bersatu setelah pelaksanaan Pilkades. Ia menilai perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi.

“Perbedaan pilihan itu wajar, tapi sekarang saatnya kita bersatu kembali untuk mendukung pembangunan Desa Lamomea,” ujarnya.

Weni juga berharap pemerintah desa dapat bersinergi dengan tokoh adat, tokoh agama, pemuda, kelompok perempuan, dan perangkat desa. Ia menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang transparan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Desa Lamomea.


Editor: Denyi Risman

Berita BerikutnyaTiga Kali Menang Pilkades, Ramly Kadir Kembali Dipercaya Warga Kalo-Kalo Konsel
Bagikan:

Baca Juga