Sekda Sultra Masuk Radar Kejati, Dugaan Korupsi Kantor Penghubung


Kendari - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrun Lio, dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra pada Rabu, 14 Mei 2025.
Pemeriksaan ini terkait kasus dugaan korupsi Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Sultra di Jakarta yang kini memasuki tahap penyidikan.
Pemeriksaan terhadap Sekda bukan satu-satunya. Kejati Sultra juga akan memanggil sejumlah pihak dari lingkup Sekretariat Daerah Provinsi Sultra dalam upaya memperkuat pembuktian atas dugaan korupsi tersebut.
“Beberapa saksi akan kita panggil mulai Hari Selasa dan Rabu. Untuk Sekda Sultra akan dipanggil hari Rabu dan kami berharap yang bersangkutan bisa memenuhi panggilan kami,” ungkap Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sultra, Iwan Catur Karyawan, saat ditemui Jumat (9/5) di kantor Kejati Sultra.
Iwan menegaskan bahwa kasus ini telah berada dalam tahap penyidikan, yang berarti telah ditemukan adanya unsur perbuatan melawan hukum.
“Pasti akan ada tersangka, tapi nanti kami umumkan rekan-rekan media, kami pasti akan beritahukan,” tegasnya.
Sebagai informasi, kasus dugaan korupsi Kantor Penghubung Sultra ini mulai bergulir sejak tahun 2023.
Dalam perkembangannya, tim penyidik Kejati Sultra juga telah melakukan penggeledahan di Kantor Penghubung Sultra di Jakarta untuk mengamankan berbagai dokumen penting sebagai barang bukti.
Pemeriksaan terhadap Sekda Asrun Lio dinilai menjadi kunci penting dalam membuka peran aktor-aktor utama di balik dugaan penyimpangan anggaran yang ditengarai merugikan keuangan daerah.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaProstitusi di Kendari Terbongkar, Mucikari Raup Rp300 Ribu Sekali Transaksi, Begini Modusnya!
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







