Serapan Anggaran Mubar Masih Rendah, Realisasi Belanja Baru 39,28 Persen


Muna Barat - Serapan anggaran di Kabupaten Muna Barat hingga triwulan ketiga 2024 masih belum memuaskan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muna Barat, LM. Taslim, mengungkapkan bahwa realisasi belanja anggaran baru mencapai 39,28 persen dari total pagu APBD.
“Sampai saat ini, realisasi belanja mencapai 39,28 persen. Ini mencakup seluruh belanja,” ujar LM. Taslim, Jumat (2/8).
Menurutnya, realisasi belanja pegawai menunjukkan persentase tertinggi, sementara belanja modal masih sangat rendah, yakni hanya 4 persen. Keterlambatan pelaksanaan lelang sejumlah proyek menjadi penyebab utama.
“Proses lelang proyek seharusnya dilakukan setelah kontrak selesai. Biasanya, kontrak jasa perencanaan diselesaikan terlebih dahulu sebelum lelang fisik,” jelasnya.
LM. Taslim menambahkan bahwa capaian serapan anggaran biasanya akan meningkat signifikan pada akhir tahun. Hal ini karena kontraktor umumnya mencairkan anggaran sekaligus setelah pekerjaan selesai, bukan bertahap, yang berpengaruh pada perputaran ekonomi.
“Kami berharap pencairan anggaran dilakukan sesuai dengan progres pekerjaan fisik, agar belanja dapat meningkat, dan upah serta bahan proyek bisa dibayar, sehingga uang kembali berputar,” tambahnya.
Ia juga meminta agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mempercepat proses pencairan anggaran, dengan menyarankan agar pihak yang sudah memulai pekerjaan melakukan pencairan secara bertahap.
Meskipun realisasi anggaran masih rendah, hal ini tidak mempengaruhi Dana Alokasi Khusus (DAK). Seluruh syarat untuk penyaluran DAK telah dipenuhi sebelum batas waktu penyampaian laporan pada 31 Juli.
“Total DAK fisik kita sebesar Rp 58 miliar dan dananya sudah mulai dikeluarkan karena syarat salurnya telah terpenuhi,” tutupnya.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaMayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kamar Hotel Amasing Kendari
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







