Si Garang, Inovasi Dishub Kendari Agar Ibu Kota Tetap Terang di Malam Hari


Kendari - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kendari meluncurkan inovasi baru dengan nama Siaga Pengawal Terang atau disingkat Si Garang untuk menjaga agar Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara ini tetap terang di malam hari.
Si Garang merupakan inovasi program dengan mengawasi dan memperbaiki setiap lampu jalan yang rusak selama 24 jam sehingga kota tetap terang di malam hari.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kendari, Laode Abdul Manas Shalihin menjelaskan Si Garang dibentuk melalui Surat Keputusan Pj Walikota Kendari Nomor 1218 Tahun 2023 tentang pembentukan tim efektif dalam rangka proyek perubahan strategis peningkatan payanan lampu jalan umum kota.
"Jadi Si Garang adalah inovasi Dishub Kota Kendari yang kemudian kami ajukan ke pimpinan, dan pimpinan mensuport dengan mengeluarkan SK agar kerja kami bisa lebih maksimal lagi,” kata Abdul Manas, Selasa (10/10).
Abdul Manas mengatakan Si Garang merupakan tim kerja di Dishub Kendari yang berisikan 21 orang dan bertugas mengawasi dan memperbaiki lampu jalan di Kota Kendari ketika ada yang rusak. Pengawasan itu dilakukan selama 24 jam.
"Jadi tim Si Garang standby 24 jam memantau lampu jalan di Kota Kendari yang rusak, dan kalau ada yang rusak langsung diperbaiki di hari itu juga. Dan pengawasan yang dilakukan melalui sistem atau aplikasi yang menghubungkan titik lampu yang ada di Kota Kendari," katanya.
“Aplikasi Si Garang dirancang terkoneksi dengan lampu jalan di Kota Kendari, dan ketika ada kerusakan secara otomatis aplikasi memberikan notifikasi pemberitahuan, dan tim langsung turun ke lapangan melakukan perbaikan," imbuhnya.
Namun, lanjut Manas, belum suluruh lampu jalan yang ada di Kota Kendari terkoneksi dengan aplikasi Si Garang, untuk tahap awal ada enam wilayah yang lampunya terkoneksi dengan jumlah lampu sebanyak 192 buah.
Di antaranya di Jalan Sao-sao 28 lampu, Jalan Supu Yusuf 24 lampu, Jalan Made Sabara 30 lampu, Jalan ZA Sugianto 14 lampu, Jalan Malaka 44 lampu, dan Jalan Martandu 52 lampu.
“Tahap uji coba ini masih sebagian saja yang terkoneksi, karena untuk jumlah lampu yang ada di Kota Kendari itu sekitar 5.851 titik lampu yang dikontrak oleh 199 panel. Dan kami target satu atau dua tahun lagi seluruh lampu bisa dipantau oleh tim Si Garang," katanya.
Dia menambahkan bahwa Si Garang dibentuk bertujuan untuk memastikan Kota Kendari tetap terang di malam hari, karena dengan kepadatan penduduk saat ini di Kota Bertakwa sangat rawan terjadi tindakan kriminal. Dan wilayah paling rawan terjadi tindakan kriminal adalah tempat yang gelap karena tak ada lampu jalan.
"Kendari terang juga salah satu program kerja Pemkot Kendari, karena Kota Kendari merupakan Ibu Kota Provinsi Sultra, olehnya itu Kendari merupakan cerminan untuk daerah-daerah lain yang ada di Bumi Anoa ini,” pungkasnya. Adv
Editor: Muh Fajar RA
Berita BerikutnyaKelompok Tani Binaan Pemkab Mubar Sukses Panen Perdana Bawang Merah
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







