Sulkarnain Bungkam Usai Diperiksa Jaksa soal Dugaan Suap Izin Alfamidi


Kendari - Eks Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, bungkam usai diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis (16/3).
Diketahui, Sulkarnain menghadiri panggilan penyidik pada Kamis pagi untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi PT Midi Utama Indonesia, perusahaan yang menaungi gerai Alfamidi atau Anoa Mart.
Pantauan media ini, pria yang karib disapa Sul itu tiba di Kejati Sultra sekitar pukul 09.30 WITA didampingi seorang kuasa hukumnya. Sul datang mengenakan baju koko berwarna putih, dan celana kain berwarna hitam.
Kemudian sekitar pukul 12.00 WITA, Sulkarnain nampak keluar dari Kantor Kejati menuju mobilnya di parkiran.
Sul tak banyak berkomentar saat ditanya sejumlah awak media yang sudah menunggunya sejak pagi. "Nanti saja ya," ucap Sul.
Dia mengatakan akan beristirahat dan salat kemudian datang kembali pada pukul 13.30 WITA untuk jadwal pemeriksaan lanjutan.
Sekitar pukul 13.40 WITA, Sulkarnain kembali hadir di Kejati Sultra didampingi kuasa hukum dan sejumlah orang.
Dia langsung masuk ke dalam ruangan penyidik Tindak Pidana Khusus (Adpidsus) Kejati Sultra.
Sekitar pukul 18.00 WITA, Kasipenkum Kejati Sultra, Dody, memberi keterangan kepada awak media bahwa pemeriksaan terhadap Sulkarnain hari ini selesai.
Pemeriksaan akan dilanjutkan dua pekan depan tepatnya Senin, 27 Maret 2023, sekitar pukul 09.00 WITA.
"Pemeriksaan atas nama saksi SK hari ini sudah selesai, kemudian akan dilanjutkan kembali pemeriksaan kepada yang bersangkutan pada Senin, 27 Maret 2023, jam 9 pagi," kata Dody.
Kemudian pada pukul 19.40 WITA, Sulkarnain akhirnya keluar dari gedung kantor Kejati Sultra menuju ke mobilnya.
Sulkarnain kembali bungkam saat dicecar pertayaan awak media terkait pemeriksaannya hari ini. "Sudah lobet, sudah lobet," kata Sulkarnain sembari masuk ke dalam mobilnya lalu meninggalkan Kejati Sultra.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPerdana, PT Semidang Amdal Mineral Gelar Turnamen Golf di Kendari
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







