Tim Kejati Sultra Tangkap Buronan Kejati Sulsel di Konsel


Kendari - Tim tangkap buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menangkap satu buronan Kejati Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Abd Rahim Coni pada Jumat (18/10) siang.
Rahim ditangkap saat bersembunyi di wilayah Desa Lamomea l, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Kasipenkum Kejati Sultra, Dodi, menerangkan, Abd Rahim merupakan salah satu daftar pencairan orang (DPO) Kejati Sulsel atas kasus penjualan tanah tanpa sertifikat di wilayah Kabupaten Maros, Sulsel.
Dia dinyatakan bersalah berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1346K/Pid/2022 pada 8 Desember 2022 karena melakukan perbuatan pidana melanggar Pasal 385 ke-1 KUHPidana dengan menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum menjual tanah yang belum bersertifikat, padahal diketahui bahwa orang lain berhak atas tanah tersebut.
"Yang bersangkutan dijatuhi pidana penjara selama dua tahun enam bulan, namun kabur saat hendak dieksekusi," jelas Dodi.
Dodi mengungkapkan, terdakwa selalu berpindah-pindah tempat di antara wilayah Sulawesi. Awalnya, terdakwa juga sempat terdeteksi di wilayah Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Kemudian terdeteksi pindah lagi ke wilayah Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, hingga akhirnya terdakwa berhasil ditangkap.
"Selanjutnya terpidana akan dibawa ke Kejaksaan Negeri Maros Sulawesi Selatan untuk dieksekusi," ujar Dodi.
"Penangkapan DPO ini merupakan komitmen Kejaksaan melalui program Tabur atau Tangkap Buronan untuk terus mengejar buronan hukum," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPj Gubernur Sultra Minta Tenun Masalili Muna Dilestarikan-Dikembangkan
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







