Tindaklanjuti Arahan Presiden, Wali Kota Kendari Kumpulkan Seluruh Pejabat

Sultranesia
2 Min Baca
Tindaklanjuti Arahan Presiden, Wali Kota Kendari Kumpulkan Seluruh Pejabat
Wali Kota langsung memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dengan tema Sinergitas Pembangunan Kota Kendari dengan Program Strategis dan Prioritas Nasional Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Ruang Samaturu, Kantor Balai Kota Kendari, Rabu (4/2). Foto: Dok. Isti

Kendari - Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengumpulkan seluruh pejabatnya usai sepulang dari Rakornas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di SICC Bogor, Jawa Barat.

Wali Kota langsung memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dengan tema Sinergitas Pembangunan Kota Kendari dengan Program Strategis dan Prioritas Nasional Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Ruang Samaturu, Kantor Balai Kota Kendari, Rabu (4/2).

Rakor tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan, Ketua DPRD Kota Kendari Lode Muhammad Inarto, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah se-Kota Kendari.

Dalam arahannya, Wali Kota Kendari menegaskan pentingnya penyelarasan arah kebijakan pembangunan daerah dengan program pembangunan nasional, sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia dalam rapat koordinasi pemerintah pusat dan daerah sebelumnya.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program yang dijalankan pemerintah daerah benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Ia menekankan agar seluruh perangkat daerah fokus pada program-program strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga, seperti pengentasan kemiskinan, penurunan kemiskinan ekstrem, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Seluruh perangkat daerah harus bekerja secara terarah dan terukur, sehingga program pembangunan yang dilaksanakan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat Kota Kendari,” ujarnya.

Wali Kota juga menyoroti capaian indikator makro pembangunan daerah, termasuk tren penurunan angka kemiskinan yang perlu terus dijaga.

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya pengendalian angka pengangguran terbuka, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk akibat arus urbanisasi.

Menurutnya, kondisi tersebut harus diantisipasi melalui kebijakan ekonomi yang inklusif, penciptaan peluang usaha, serta peningkatan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal.

“Program prioritas nasional tahun 2026, seperti penanggulangan kemiskinan, pembangunan perumahan layak, peningkatan pertumbuhan ekonomi, sektor kesehatan, serta pemerataan pembangunan, harus diterjemahkan secara konkret dalam program dan kegiatan OPD di Kota Kendari,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman menyampaikan bahwa rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan program pembangunan harus terintegrasi dan tidak berjalan secara sektoral, agar hasilnya lebih efektif dan berkelanjutan.


Editor: Muh Fajar

Berita BerikutnyaPonpes di Muna Barat Digeruduk Warga Usai Pimpinan Diduga Cabuli Empat Santriwati
Bagikan:

Baca Juga