Umar Bonte Puji Pembinaan WBP di Sultra, Dorong Produk Lapas Masuk Pasar


Kendari – Anggota DPD RI sekaligus Wakil Ketua Komite II DPD RI, La Ode Umar Bonte, mengapresiasi program pembinaan produktif yang dikembangkan jajaran Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara. Ia mendorong hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tidak berhenti sebagai kegiatan pembinaan, tetapi diarahkan masuk ke pasar dan memiliki nilai ekonomi.
Hal itu disampaikan Umar Bonte saat melakukan kunjungan ke sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Kota Kendari, Selasa (15/9/2026).
Kunjungan diawali di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara, kemudian dilanjutkan ke Lapas Kelas IIA Kendari, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kendari, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kendari.
Dalam kunjungan tersebut, Umar Bonte meninjau sejumlah program pembinaan, mulai dari pembuatan batako, hidroponik, bakery, peternakan ayam pedaging hingga kerajinan tas rajut.
Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan WBP telah diarahkan pada keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.
“Saya melihat pembinaan di Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara sudah berjalan baik. Ada keterampilan, kegiatan produktif, dan ketahanan pangan,” ujar Umar Bonte.
“Ini sangat positif karena Warga Binaan diberi ruang untuk belajar, bekerja dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” lanjutnya.
Ia meminta program tersebut tidak berhenti pada proses produksi. Menurutnya, penguatan manajemen dan pemasaran menjadi kunci agar produk hasil pembinaan dapat berkembang sebagai usaha yang memberikan manfaat lebih besar bagi WBP.
“Saya sangat mendukung program ini. Jika dikelola dengan baik, dikembangkan manajemennya dan didukung pemasaran, produk Warga Binaan memiliki potensi untuk berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar,” ungkapnya.
Umar Bonte juga menyampaikan komitmennya untuk turut membantu secara bertahap, khususnya dalam pengembangan dan manajemen usaha. Ia mendorong jajaran Pemasyarakatan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tenggara, Sulardi, menyambut positif perhatian Umar Bonte terhadap program pembinaan di wilayahnya. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan Bapak La Ode Umar Bonte terhadap program pembinaan di jajaran Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara,” ujar Sulardi.
Menurutnya, kunjungan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan WBP terus diarahkan pada kegiatan produktif yang memberikan keterampilan nyata.
“Apa yang beliau lihat hari ini menjadi gambaran bahwa pembinaan terus kami arahkan pada kegiatan yang produktif dan memberikan keterampilan nyata bagi Warga Binaan,” katanya.
Sulardi berharap keterampilan yang diperoleh WBP selama menjalani masa pidana dapat menjadi modal setelah kembali ke masyarakat.
“Harapannya, keterampilan yang mereka dapatkan di dalam Lapas dapat menjadi modal ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Karena itu, Sulardi mengatakan pihaknya terus mendorong agar kegiatan pembinaan dapat berkembang menjadi kegiatan usaha yang memiliki nilai ekonomi.
“Karena itu, kami terus mendorong agar kegiatan pembinaan tidak berhenti pada proses produksi, tetapi ke depan dapat dikembangkan menjadi kegiatan usaha yang memiliki nilai ekonomi,” katanya.
Sulardi menjelaskan, pengembangan program disesuaikan dengan potensi masing-masing UPT. Hidroponik dan peternakan ayam pedaging dikembangkan sebagai bagian dari ketahanan pangan sekaligus sarana pembelajaran produksi dan pengelolaan usaha.
Sementara itu, pembuatan batako, bakery, dan tas rajut menjadi wadah bagi WBP untuk mengasah keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan ketika telah bebas.
Selain meninjau program pembinaan, kunjungan tersebut menjadi ruang bagi Umar Bonte untuk menyerap aspirasi dan memperkuat sinergi antara DPD RI dengan jajaran Pemasyarakatan di daerah.
Umar Bonte menyampaikan hasil kunjungan dan pertemuannya dengan jajaran Pemasyarakatan akan disampaikan kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bahan informasi dan tindak lanjut.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPDAM Kendari Bangkit dari Predikat “Sakit”, Kini Berstatus “Kurang Sehat”
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







