Wali Kota Kendari Tegaskan ASN Wajib Seragam, Jilbab Tak Boleh Berbeda Warna!


Kendari - Pemerintah Kota Kendari kini makin tegas dalam menata disiplin aparatur sipil negaranya. Lewat Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 5 Tahun 2025, aturan mengenai pakaian dinas bagi ASN resmi diperketat.
Tak hanya soal kerapian, seragam kini benar-benar harus seragam; termasuk warna jilbab bagi ASN perempuan.
Dalam acara sosialisasi yang digelar di Aula Samaturu, Balai Kota Kendari, Rabu (26/3), Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa aturan ini bukan sekadar soal pakaian, tetapi juga mencerminkan profesionalisme.
“Saya berharap kita semua bisa seragam, khususnya dalam pemakaian jilbab. Jangan sampai ada ASN perempuan yang mengenakan jilbab dengan warna yang berbeda-beda, misalnya ada yang memakai jilbab orange, ada yang pakai jilbab keki. Mulai Senin sampai Rabu, kita harus seragam,” ujarnya tegas.
Regulasi ini dianggap sebagai upaya menciptakan keselarasan dalam lingkungan kerja. Wali Kota menekankan bahwa keseragaman bukan sekadar urusan estetika, tetapi juga simbol keteraturan dan kedisiplinan.
Pemerintah tak ingin ada ASN yang tampil seperti lukisan abstrak; warna-warni tanpa pola, melainkan harus serasi dalam satu visi yang jelas.
Ia juga berharap aturan ini dapat memperkuat citra Pemkot Kendari sebagai lembaga yang terorganisir dengan baik dan berkompeten.
“Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah ASN yang memiliki komitmen terhadap peraturan dan selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPererat Ukhuwah Islamiyah, Kapolda Sultra Bagikan 50 Paket Bantuan di Konawe Utara
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







