Kendari – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran resmi mengukuhkan Tim Kerja Youth City Changers (YCC) Kota Kendari Periode 2026–2028 di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Rabu (5/8/2026).
Sebanyak 78 anak muda dari berbagai latar belakang resmi dilantik sebagai mitra strategis pemerintah untuk menghadirkan inovasi, gagasan, dan solusi bagi pembangunan daerah.
Pengukuhan yang dirangkaikan dengan kegiatan Youth Talks itu ditandai dengan penyematan pin kepada Ketua YCC Kota Kendari, Maulana Ali Syaputra, bersama seluruh anggota tim kerja sebagai simbol dimulainya pengabdian mereka dalam mendukung pembangunan Kota Kendari.
Wali Kota Siska, menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang telah menginisiasi pembentukan Youth City Changers di berbagai daerah, termasuk Kota Kendari.
Menurutnya, berbagai tantangan pembangunan seperti pertumbuhan penduduk, perkembangan teknologi, perubahan ekonomi, hingga isu lingkungan membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda yang memiliki kreativitas, inovasi, dan cara pandang baru.
“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi bagian dari setiap proses pembangunan. Karena itu, YCC hadir sebagai ruang kolaborasi agar ide, kreativitas, dan semangat anak muda dapat menjadi kekuatan bagi kemajuan Kota Kendari,” ujarnya.
Ketua Komwil VI APEKSI itu menilai pemerintah membutuhkan perspektif generasi muda dalam menyusun kebijakan. Menurutnya, banyak persoalan masyarakat yang lebih cepat dipahami oleh anak muda, terutama terkait perkembangan digital, lingkungan, hingga perubahan perilaku sosial.
“Yang kalian lihat mungkin belum tentu kami lihat. Yang kalian rasakan bisa jadi belum kami rasakan. Karena itu kami membutuhkan masukan dari kalian agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia berharap keberadaan Youth City Changers tidak hanya berhenti pada seremoni pengukuhan, tetapi mampu melahirkan berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, Dinas Pemuda dan Olahraga diminta segera menyusun program kerja bersama seluruh anggota YCC agar setiap gagasan dapat diwujudkan secara berkelanjutan.
“Kita tidak ingin hanya selesai dikukuhkan lalu tidak ada implementasi. Saya ingin YCC menjadi ruang lahirnya inovasi, solusi, dan kolaborasi untuk mendukung Kendari semakin maju,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kendari, Ridha Wahyuni Nappu, menjelaskan kegiatan tersebut mengusung tema “Pemuda Kota Kendari Bergerak untuk Perubahan, Mewujudkan Kota Tangguh, Kendari Semakin Maju.”
Menurutnya, YCC dibentuk sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah dengan generasi muda kreatif di Kota Kendari.
Organisasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan, mendorong kewirausahaan pemuda, memperkuat inovasi, serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Ridha mengungkapkan, tim kerja yang dikukuhkan berjumlah 78 orang, sementara total peserta kegiatan mencapai 192 orang. Mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan sekaligus penggerak inovasi di tengah masyarakat.
Kegiatan Youth Talks turut menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara yang membawakan materi literasi keuangan, serta dua delegasi YCC Kota Kendari, Gaharu Intra Bijani dan Awaludin Taslim, yang sebelumnya meraih penghargaan sebagai juara konten terbaik pada forum YCC tingkat nasional.
Melalui pembentukan Youth City Changers, Pemerintah Kota Kendari berharap tercipta ekosistem kolaboratif yang mampu menjembatani aspirasi generasi muda dengan kebijakan pemerintah, sekaligus melahirkan berbagai inovasi untuk mempercepat terwujudnya visi Kendari Semakin Maju.
Editor: Redaksi








