Warga Mubar Laporkan Dugaan Pelanggaran Perlindungan Data Pribadi ke Polda


Kendari - Seorang warga Desa Suka Damai, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, melaporkan dugaan pelanggaran perlindungan data pribadi ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).
Laporan ini terdaftar dengan nomor STPL/394/VII/2024/Ditreskrimsus dan disampaikan oleh pengacaranya, Rusman Malik.
Dalam pernyataan usai melapor, Rusman menyatakan kliennya keberatan terhadap pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Muna Barat, Rafis dan Saktriyani Bani, yang diduga menggunakan data pribadi milik kliennya tanpa izin untuk keperluan pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Klien kami telah melaporkan masalah ini ke Bawaslu Muna Barat, namun karena pasangan calon tersebut belum ditetapkan sebagai calon resmi, kasus ini belum dapat diproses,” ungkap Rusman.
Pelanggaran ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2002 tentang Perlindungan Data Pribadi, yang mengatur bahwa penggunaan data pribadi harus mendapatkan izin dari pemiliknya.
Rusman menekankan pentingnya tindakan cepat dalam kasus ini, mengingat perlindungan data pribadi merupakan isu krusial dalam setiap tahapan pemilu.
Rusman melampirkan bukti-bukti dan empat KTP warga Muna Barat yang juga keberatan atas penggunaan data mereka tanpa izin.
"Masih banyak warga yang merasa keberatan, tetapi kami rasa empat KTP ini cukup sebagai awal," tambahnya.
Data tersebut dapat dilihat melalui situs resmi KPU di [https://infopemilu.kpu.go.id](https://infopemilu.kpu.go.id).
Dugaan pelanggaran ini menjadi sorotan di tengah persiapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat yang akan datang, dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya etika dalam penggunaan data pribadi.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaRentetan Gempa Mengguncang Sultra, Terbaru Hari Ini di Bombana
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







