WTP Lagi! Apa Jurus Bupati Darwin Jaga Transparansi Anggaran Daerah?

Sultranesia
2 Min Baca
WTP Lagi! Apa Jurus Bupati Darwin Jaga Transparansi Anggaran Daerah?
Bupati Muna Barat La Ode Darwin menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Tahun Anggaran 2024 dari Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Tenggara, di Kendari, Senin (26/5). Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Pemerintah Kabupaten Muna Barat kembali mencatatkan capaian signifikan dalam tata kelola fiskal dengan diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2024.

Predikat tertinggi dari lembaga audit negara ini menjadi yang kesembilan secara berturut-turut sejak pertama kali diraih tahun 2017.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan di kantor BPK RI Perwakilan Sulawesi Tenggara, Senin (26/5), dan dihadiri langsung oleh Bupati Muna Barat, La Ode Darwin.

“Di usia memasuki ke-11 tahun Kabupaten Muna Barat, kami telah meraih WTP kesembilan berturut-turut. Ini adalah buah kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara transparan dan akuntabel,” ujar Darwin kepada wartawan usai penyerahan LHP.

Opini WTP menandakan bahwa laporan keuangan Pemda disusun dan disajikan sesuai standar akuntansi pemerintahan, bebas dari salah saji material, dan memenuhi prinsip kepatuhan terhadap regulasi.

Secara ekonomi, capaian ini mencerminkan kredibilitas fiskal yang kuat dan menjadi indikator penting dalam iklim investasi dan efisiensi birokrasi.

Namun, Darwin menegaskan bahwa capaian tersebut bukan titik akhir.

“Kami akan terus memperbaiki sistem pengelolaan keuangan, terutama menyikapi rekomendasi dari BPK RI. Tujuannya agar opini WTP ini dapat dipertahankan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Muna Barat, sebagai daerah pemekaran dari Kabupaten Muna sejak 2014, menghadapi tantangan sumber daya yang terbatas.

Namun dengan penerapan disiplin anggaran dan penguatan sistem pengawasan internal, Pemkab berhasil menjaga tren surplus dan konsistensi pelaporan fiskal yang sehat.

Secara makro, keberhasilan ini berpotensi mendongkrak persepsi publik dan investor terhadap integritas pemerintah daerah.

Selain itu, WTP kesembilan ini dapat menjadi leverage dalam negosiasi pendanaan pusat serta membuka peluang kerjasama dengan mitra pembangunan, khususnya dalam sektor infrastruktur dasar, kesehatan, dan pendidikan.

“Kami bertekad menjadikan Muna Barat sebagai contoh tata kelola keuangan yang bersih dan berintegritas. Ini adalah komitmen kami untuk rakyat,” pungkas Bupati Darwin.

Dengan prestasi tersebut, Muna Barat menempatkan dirinya sebagai salah satu kabupaten dengan manajemen keuangan daerah paling stabil di Bumi Anoa, di tengah fluktuasi fiskal dan tantangan pembangunan regional.


Editor: Denyi Risman

Berita BerikutnyaHanya Tersisa Dua Hari! 8 CPNS Belum Daftar Ulang di Kanwil Ditjenpas Sultra
Bagikan:

Baca Juga